BOGORTODAY.COM – Tanpa disadari, beberapa kebiasaan makan sehari-hari justru menjadi penyebab utama kenaikan berat badan.
Oleh karena itu, penting untuk tidak mengabaikan pola dan cara makan, bukan hanya soal apa yang dikonsumsi, tetapi juga bagaimana kebiasaan tersebut dilakukan.
Kenaikan berat badan umumnya terjadi ketika jumlah kalori yang masuk ke tubuh lebih besar dibandingkan energi yang dibakar. Selain itu, kebiasaan makan yang kurang tepat juga membuat otak lambat merespons sinyal kenyang, sehingga seseorang cenderung makan berlebihan.
Untuk menghindari hal tersebut, berikut tujuh kebiasaan makan yang sebaiknya dihindari, dilansir dari orlandohealth.com.
- Makan Terlalu Cepat
Kebiasaan makan terlalu cepat bisa menyebabkan asupan kalori berlebihan. Pasalnya, tubuh membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengirimkan sinyal kenyang dari perut ke otak.
Jika makan dengan terburu-buru, kamu bisa mengonsumsi terlalu banyak makanan sebelum menyadari bahwa tubuh sebenarnya sudah cukup. Untuk mengatasinya, cobalah makan lebih perlahan, meletakkan garpu di antara gigitan, atau minum air putih saat makan.
- Kurang Minum Air
Tidak minum air yang cukup dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Saat tubuh kekurangan cairan, rasa haus sering kali disalahartikan sebagai rasa lapar.
Akibatnya, seseorang cenderung makan padahal yang dibutuhkan sebenarnya adalah minum. Agar hal ini tidak terjadi, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum sekitar 2 liter atau delapan gelas air per hari, meski kebutuhan bisa berbeda tergantung aktivitas, cuaca, dan kondisi tubuh.
- Menggunakan Piring Berukuran Besar
Ukuran piring ternyata memengaruhi persepsi otak terhadap porsi makanan. Porsi yang sebenarnya cukup bisa terlihat kecil jika disajikan di piring besar, sehingga memicu keinginan untuk menambah makanan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















