BOGORTODAY.COM – RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang ramah dan aksesibel bagi penyandang disabilitas. Hal ini menjadi fokus utama dalam pertemuan silaturahmi bersama pengurus Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Bogor, pada Selasa (24/2/2026).
Upaya rumah sakit dalam merangkul komunitas disabilitas dibuktikan melalui testimoni nyata dari para pasien. Salah satunya adalah A (21), seorang atlet anggar asal Kecamatan Jasinga. A merupakan atlet disabilitas yang menjalani tindakan amputasi di RSUD R. Moh. Noh Nur dan hingga kini masih rutin menjalani terapi mingguan di rumah sakit tersebut.
Berkat pelayanan terapi yang berkelanjutan, A tidak hanya mendapatkan pemulihan fisik, tetapi juga mampu mempertahankan produktivitasnya sebagai atlet. Pendampingan medis secara rutin ini menjadi kunci utama bagi pasien disabilitas untuk tetap beraktivitas dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.
Selain A, pengalaman positif juga dirasakan oleh K (25), atlet disabilitas asal Kecamatan Cigudeg. RSUD R. Moh. Noh Nur memberikan penanganan responsif mulai dari fasilitas penjemputan ambulans hingga penanganan awal yang komprehensif sebelum pasien dirujuk ke faskes lanjutan sesuai kebutuhan medisnya.
Apresiasi dan Peningkatan Kepercayaan Diri
Ketua DPC PPDI Kabupaten Bogor, Erfandi, mengapresiasi langkah nyata RSUD R. Moh. Noh Nur yang dinilai sangat peduli terhadap hak-hak kesehatan penyandang disabilitas.
“Kami melihat sendiri bagaimana perhatian diberikan secara tulus kepada teman-teman disabilitas. Pelayanan seperti ini memberikan rasa percaya diri bagi mereka untuk tidak ragu mengakses fasilitas kesehatan,” ujar Erfandi.
Menuju Rumah Sakit Ramah Disabilitas
Direktur RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang, dr. Vitrie Winastri, S.H., MARS, menegaskan bahwa kolaborasi dengan PPDI adalah langkah strategis untuk mengevaluasi dan meningkatkan standar pelayanan agar lebih inklusif.
“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih ramah disabilitas. Penguatan kolaborasi dengan PPDI sangat penting agar setiap inovasi layanan yang kami berikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan teman-teman disabilitas,” tutur dr. Vitrie.
Selama ini, RSUD R. Moh. Noh Nur telah aktif menggandeng PPDI dalam berbagai program kesehatan. Sinergi ini diharapkan dapat menghapus hambatan akses kesehatan, sehingga penyandang disabilitas di Kabupaten Bogor bisa mendapatkan perawatan yang mudah, nyaman, dan bermartabat.
Editor : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















