BOGORTODAY.COM – Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai memberikan dampak serius bagi reputasi Dubai sebagai pusat pariwisata dan bisnis global.
Dikenal sebagai destinasi mewah yang selalu ramai wisatawan, kini kota ini terlihat jauh lebih sepi akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Menurut laporan The Guardian pada Kamis (12/3/2026), puluhan ribu wisatawan dan ekspatriat meninggalkan Uni Emirat Arab (UEA) sejak serangan AS dan Israel ke Iran pada 28 Februari lalu.
Kawasan yang biasanya dipenuhi aktivitas seperti restoran, bar, hotel, dan bandara kini tampak lengang, memunculkan kekhawatiran atas masa depan sektor pariwisata di kota tersebut.
Dampak Konflik terhadap Keamanan dan Ekonomi
Konflik ini turut mengguncang citra Dubai sebagai destinasi wisata modern dan kosmopolitan. Pakar menilai UEA menjadi salah satu wilayah yang paling terdampak, bahkan lebih dari dua pertiga serangan Iran menyasar negara ini.
Beberapa fasilitas penting, termasuk pangkalan militer, kompleks industri, dan bandara, dilaporkan sempat terdampak, menyebabkan gangguan signifikan pada salah satu pusat penerbangan tersibuk dunia.
Ketegangan juga memunculkan peringatan harian bagi masyarakat, termasuk imbauan untuk menjauhi jendela dan segera mencari tempat aman saat terjadi ancaman rudal. “Dubai sudah mengalami kerugian signifikan.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















