BOGORTODAY.COM – Harga minyak global kembali menguat tajam setelah sebelumnya mengalami penurunan signifikan lebih dari 9% pada pertengahan April.
Pemulihan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, terutama setelah penutupan kembali Selat Hormuz yang merupakan jalur utama distribusi energi dunia.
Minyak mentah Brent crude oil tercatat naik sebesar US$ 6,11 atau sekitar 6,76% hingga mencapai US$ 96,49 per barel. Sementara itu, West Texas Intermediate (WTI) juga mengalami kenaikan sebesar US$ 6,53 atau 7,79% ke posisi US$ 90,38 per barel. Kenaikan ini mencerminkan reaksi cepat pasar terhadap risiko gangguan pasokan akibat konflik yang memanas.
Ketidakpastian situasi antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas harga. Pernyataan dan kebijakan dari kedua negara tersebut terus berubah, memicu respons pasar yang fluktuatif.
Saul Kavonic dari MST Marquee, yang dikutip oleh Reuters, menyebutkan bahwa pergerakan harga minyak saat ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan informasi yang cepat dan tidak konsisten.
Situasi semakin rumit ketika Iran kembali menutup Selat Hormuz hanya beberapa jam setelah sempat dibuka.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : Detik.com
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















