Ketegangan Iran–AS Meningkat: Blokade Laut Dinilai Picu Instabilitas Teluk

Iran
Ketegangan Iran–AS Meningkat: Blokade Laut Dinilai Picu Instabilitas Teluk. (Foto: REUTERS)

BOGORTODAY.COM – Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyoroti meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk setelah Amerika Serikat disebut memberlakukan pembatasan maritim terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran. Ia menilai kebijakan tersebut tidak hanya tidak efektif, tetapi juga berpotensi memperburuk situasi keamanan regional.

Pezeshkian menegaskan bahwa segala bentuk blokade atau pembatasan jalur laut bertentangan dengan hukum internasional. Ia menyebut langkah tersebut pada akhirnya tidak akan mencapai tujuan yang diharapkan. Menurutnya, kebijakan semacam itu justru dapat memicu ketegangan baru dan mengganggu stabilitas jangka panjang di kawasan Teluk Persia.

BACA JUGA :  Jalur Cepat Tegar Beriman Ditutup Malam Ini, Warga Diminta Cari Rute Alternatif

Di sisi lain, laporan menyebutkan bahwa Amerika Serikat mulai menerapkan blokade laut terhadap sejumlah pelabuhan dan wilayah pesisir Iran sejak 13 April, tidak lama setelah tercapainya gencatan senjata yang menghentikan konflik bersenjata antara kedua negara.

Sebagai respons, Iran disebut telah mengambil langkah dengan membatasi akses di Selat Hormuz, jalur strategis yang menjadi rute penting bagi distribusi minyak dan gas dunia. Kondisi ini semakin meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran pasokan energi global.

BACA JUGA :  Sambut HJB ke-544, Perumda Pasar Pakuan Jaya Gelar 'Bazar Semarak' di Blok F Trade Center

Pemerintah Iran juga memberikan peringatan keras terkait kemungkinan respons lebih lanjut jika tekanan tersebut terus berlanjut. Beberapa tokoh militer dan penasihat keamanan menyampaikan bahwa Iran tidak akan tinggal diam apabila blokade terus diberlakukan.

Editor : Gistin Illiyin

Sumber : Detik.com

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================