
BOGORTODAY.COM – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, Jawa Barat memberikan subsidi minyak goreng sebesar Rp 4.000 per liter melalui program pangan murah. Kebijakan itu ditempuh sebagai respons atas lonjakan harga minyak goreng yang terjadi belakangan ini.
Kepala DKP Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan skema subsidi yang akan diterapkan. Apabila harga minyak goreng di pasaran mencapai Rp 10.000 per liter, pemerintah menanggung subsidi Rp 4.000 sehingga masyarakat cukup membayar Rp 6.000 per liter.
“Jadi ada subsidi yang kami berikan kepada masyarakat terhadap harga yang tinggi. Itu yang akan kami lakukan,” ujar Teuku, Jumat (1/5/2026).
Ia menegaskan, pemerintah tidak dapat mengintervensi langsung harga pasar. Namun, mekanisme pangan murah menjadi solusi agar komoditas tetap terjangkau masyarakat.
“Kita tidak bisa memenuhi harga pasar, tapi bisa melakukan mekanisme pergerakan pangan murah,” katanya.
Editor : Bas
Wartawan : Rifki Ramadhan
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















