BOGORTODAY.COM – Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, banyak orang mulai merasa khawatir terhadap kondisi keuangan mereka.
Kenaikan biaya hidup, tagihan yang terus bertambah, hingga pendapatan yang terasa tidak cukup membuat stres finansial semakin umum dialami masyarakat.
Stres finansial bukan hanya berdampak pada kondisi ekonomi seseorang, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan mental, konsentrasi, hingga kemampuan mengambil keputusan sehari-hari.
Apa Itu Stres Finansial?
Stres finansial adalah tekanan emosional yang muncul akibat masalah keuangan. Kondisi ini sering terjadi ketika seseorang merasa kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, seperti membayar sewa rumah, cicilan, tagihan bulanan, atau kebutuhan harian.
Tekanan ini umumnya lebih sering dialami oleh masyarakat dengan penghasilan rendah. Selain menghadapi keterbatasan ekonomi, mereka juga kerap memiliki tekanan tambahan dari pekerjaan, misalnya jam kerja yang tidak fleksibel atau sulit mengambil cuti.
Ketika seseorang terus memikirkan kondisi keuangannya, otak akan dipenuhi berbagai kekhawatiran. Pikiran seperti takut tidak mampu membayar tagihan, khawatir kehilangan tempat tinggal, atau harus mengurangi kebutuhan sehari-hari dapat terus berulang dan menguras energi mental.
Stres Finansial Bisa Mengganggu Fungsi Otak
Penelitian dari Princeton University yang dipublikasikan dalam jurnal Science pada 2013 menunjukkan bahwa tekanan ekonomi dapat menurunkan kemampuan kognitif seseorang secara signifikan.
Penurunan kemampuan berpikir tersebut bahkan disebut setara dengan kehilangan sekitar 13 poin IQ. Kondisinya disamakan dengan efek kurang tidur selama 24 jam atau mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















