Tidak Terprovokasi, Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor 

Cijeruk
Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor. (Foto: Ist)

BOGORTODAY.COM – Tudingan tidak berdasar yang dilontarkan kepada Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi oleh orator demo di depan Kantor BPN Bogor beberapa waktu lalu terbantahkan oleh pengakuan jujur dari beberapa kepala desa di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogo.

Dimana, saat itu orator demo yang bernama Yusuf Bachtiar menuding wakil bupati Bogor melakukan intervensi kepada kepala desa yang berada di Kecamatan Cijeruk dan Kecamatan Cigombong terkait lahan PT BSS.

Dalam video yang beredar, Kepala Desa Cijeruk, Asep Saepul Rohman membantah bahwa dirinya diintervensi oleh wakil bupati Bogor seperti yang dituduhkan Yusuf sasat melakukan demo di depan kantor BPN Bogor.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Koridor 8 Km Terpadu, Jadi Model Pembangunan Masa Depan

“Menyikapi permaslahan kemarin bahwa kepala desa se-Kecamatan Cijeruk diintervensi oleh wakil bupati Bogor, saya Haji Asep Saepul Rohman Kepala Desa Cijeruk, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor tidak pernah merasa diintervensi oleh wakil bupati Bogor,” kata Asep dalam video tersebut.

Menurut Asep, bupati dan wakil bupati Bogor layaknya orang tua bagi kepala desa dan juga tempat curhat kepala desa Ketika ada permasalah-permasalah ditingkat desa.

“Baik bupati maupun wakil bupati Bogor tempat kami para kepala desa untuk berkonsultasi dan meminta solusi jika da permaslahan yang ada di sea kami masing-masing. Sekali lagi saya tegaskan, kami para kepala desa di Kecamatan Cijeruk tidak diintervensi oleh bapak wakil bupati Bogor,” tegas Asep.

BACA JUGA :  7 Doa Nabi Musa AS yang Dapat Diamalkan dalam Berbagai Situasi Kehidupan

Tidak hanya Asep Kepala Desa Cijeruk, namun juga Herman selaku Kepala Desa Tanjungsari yang juga dari Kecamatan Cijeruk mengungkapkan hal serupa, bahwa apa yang dituduhkan Yusuf kepada Jaro Ade wakil bupati Bogor sangat tidak mendasar.

“Saya sebagai kepala Desa Tanjungsari tidak pernah merasa diintervensi oleh wakil bupati Bogor bapak Jaro Ade. Apapun yang disampaikan bupati dan wakil bupati Bogor sebagai pimpinan, memberikan arahan, masukan dan sebuah solusi kepada kami untuk menjalankan roda pemerintahan desa,” kata Herman.

Editor : Gistin Illiyin

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================