BOGORTODAY.COM – Rasa takut dan cemas merupakan hal yang wajar dialami anak ketika menghadapi situasi tertentu. Namun, cara orang tua merespons perasaan tersebut ternyata dapat memengaruhi kondisi emosional anak.
Banyak orang tua berusaha menenangkan anak dengan kalimat yang menurut mereka dapat membuat situasi lebih ringan. Sayangnya, beberapa ungkapan justru bisa membuat anak merasa tidak dipahami, bahkan memperbesar rasa cemas yang sedang dialami.
Alih-alih membantu anak mengelola emosinya, kalimat tertentu dapat membuat mereka merasa takut, malu, atau menganggap perasaannya tidak penting.
Kalimat orang tua yang bisa memperburuk kecemasan anak
Berikut beberapa ucapan yang sebaiknya dihindari ketika anak sedang merasa takut atau khawatir.
- “Jangan khawatir”
Kalimat ini sering digunakan untuk menenangkan anak. Namun, bagi anak yang sedang cemas, ucapan tersebut bisa terasa seperti penolakan terhadap perasaannya.
Anak dapat menangkap pesan bahwa rasa takut yang mereka alami tidak seharusnya muncul. Akibatnya, mereka bisa merasa bingung dan kesulitan memahami cara menghadapi emosinya sendiri.
- “Itu bukan masalah besar”
Bagi orang dewasa, suatu masalah mungkin terlihat sederhana karena sudah memiliki pengalaman menghadapi berbagai situasi. Namun, bagi anak, hal kecil sekalipun dapat terasa sangat besar.
Ucapan tersebut berisiko membuat anak merasa emosinya diremehkan. Mereka bisa memilih memendam ketakutan daripada menceritakannya kepada orang tua.
- “Jangan menangis”
Tangisan merupakan salah satu cara anak mengekspresikan rasa takut, sedih, atau tertekan. Ketika orang tua meminta anak berhenti menangis, anak bisa menganggap bahwa menunjukkan emosi adalah sesuatu yang salah.
Dalam jangka panjang, kebiasaan menekan emosi dapat membuat anak kesulitan mengelola stres dan kecemasannya.
- “Biar Ayah/Ibu saja yang kerjakan”
Niat orang tua untuk membantu memang baik, terutama ketika melihat anak kesulitan. Namun, terlalu sering mengambil alih pekerjaan anak dapat membuat mereka merasa tidak mampu menghadapi masalah sendiri.
Editor : Gistin Illiyin
Sumber : CNNIndonesia
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















