Guru Diharapkan Mampu Lestarikan Bahasa Sunda

BOGOR TODAY- Guru bahasa sunda di Kota Bogor memiliki latar belakang yang berbeda-beda, baik dari segi pendidikan, kota asal dan juga budayanya. Untuk itu, agar mereka dapat bersinergi dan mempunyai visi yang sama dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Jawa Barat diperlukan upaya, salah satunya yakni melalui Workshop Bahasa Sunda dan Kaulinan Urang Lembur.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Sejarah Pelestarian Nilai Tradisional Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor Lusi Rossela, di ruang Bale Seda Bakorwil, jalan Ir. H. Djuanda, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Kamis (23/03/17).

BACA JUGA :  Kesempatan Emas untuk Guru Indonesia, Program Pertukaran Pendidikan ke Jepang Dibuka Tahun 2026

Lusi menuturkan, guru bahasa sunda harus mempunyai wawasan berbahasa dan berbudaya sunda. Melalui workshop inilah mereka diberikan pelatihan dan pemahaman, diharapkan nantinya mereka akan menularkan bahasa dan budaya sunda kepada siswa-siswi di sekolahnya masing-masing.

Selain bahasa sunda, peserta workshop juga akan mendapatkan materi tentang kaulinan urang lembur di Jawa Barat terutama di Bogor yang jumlahnya ratusan. Namun diantaranya ada beberapa yang dipilih dan memadai untuk siswa-siswi SMP di Kota Bogor. Permainan ini tentunya sesuai dengan lomba yang rutin setiap tahun digelar. “Permainan ini sangat bermanfaat karena selain menumbuhkan rasa solidaritas, kebersamaan dan kreatifitas juga menguatkan mental, sehingga para siswa tidak saja memiliki mental yang kuat, tetapi juga percaya diri,” ujar Lusi. (Yuska Apitya)

BACA JUGA :  Beasiswa Kemenpora-LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Atlet dan Pelaku Olahraga Berpeluang Kuliah S2-S3 Gratis

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================