SUKARAJA TODAY – Kepala seksi Surveillance Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Adang Mulyana didampingi Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy memeriksa satu diantara tujuh orang peserta yang hadir mengikuti kegiatan seminar di salah satu Hotel di wilayah Babakan Madang, Kabupaten Bogor pada 28 Februari 2020 lalu.

Kegiatan itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan salah seorang warga Kabupaten Bogor yang berstatus ODP Covid-19 (Virus Corona).

“Hari ini kami bersama dengan Dinkes Kabupaten Bogor melakukan rangkapan pemeriksaan terhadap warga Kabupaten Bogor yang telah mengikuti kegiatan seminar,” tutur Kapolres dalam keterangan tertulisnya, Minggu (22/3/2020).

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan kegiatan-kegiatan pertemuan atau perkumpulan.

Sementara, Kasi Surveillance Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor Adang Mulyana menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan tersebut tidak ada tanda-tanda terpapar virus corona.

“Hasilnya negatif,” singkat Adang.

Diberitakan sebelumnya, Adang mengatakan, belum bisa dipastikan apakah penularan Covid-19 terhadap sejumlah orang terjadi di lokasi seminar tersebut. Pasalnya, Dinkes sudah memeriksa sebanyak 15 orang karyawan hotel  yang terlibat langsung di acara seminar Masyarakat Tanpa Riba.

Saat ini, para karyawan hotel pun telah mengikuti masa inkubasi selama 14 hari dan sudah melewati semuanya dan dinyatakan negatif Covid-19.

“15 pegawai warga Bogor ini sudah selesai inkubasi, seluruhnya bagus semua, sehat. Jadi 15 orang ini sudah beres, tinggal nyari si penyelenggara seminar,” kata dia.

Adang mengatakan, kemungkinan pasien yang positif corona di berbagai daerah itu terpapar saat berpindah tempat tidur atau di perjalanan.

Selain itu, hotel lokasi seminar tersebut hanya memiliki 112 kamar sehingga ada peserta seminar yang memilih menginap di luar hotel.

“Katanya sih ada yang nginep sehari, ada yang dua hari, ada yang nginepnya enggak di situ. Kalau ditanya di luar hotel nginepnya, itu saya enggak tahu, karena belum ketemu panitia,” ungkapnya. (Bambang Supriyadi)