JAKARTA TODAY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kun­jungan kenegaraan Presiden Re­publik Finlandia Sauli Vainamo Niinisto di Istana Merdeka, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2015). Keduanya sepakat untuk meningkatkan kerjasama di bidang energi dan ekonomi digital.

Dalam hubungan bilateral antara Indonesia dan Finlandia selama 61 tahun ini, Jokowi menyambut baik ke­datangan Niinistö yang membawa ser­ta 11 pengusaha top Finlandia untuk memanfaatkan peluang yang terbuka lebar di Indonesia. Kesebelas pen­gusaha tersebut bergerak di bidang energi, infrastruktur, teknologi infor­masi, dan manajemen pelabuhan.

“Kita juga sepakat target perda­gangan sebesar US$1,16 miliar pada tahun 2016 dan kita juga sepakat un­tuk terus meningkatkan investasi agar dapat mencapai US$3,6 juta pada ta­hun 2015 ini,” ujar Jokowi dalam per­nyataan pers kedua kepala negara.

Jokowi memaparkan, di bidang energi, Indonesia mengajak Finland­ia untuk bekerja sama mengembang­kan energi terbarukan dan efisiensi ekonomi.

“Kemudian juga di bidang eko­nomi digital, kita juga menyampai­kan visi Indonesia sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dan tadi kita mengajak pe­rusahaan-perusahaan besar di Fin­landia di bidang teknologi informasi untuk memanfaatkan momentum ini,” kata dia.

Tak hanya seputar ekonomi, Jokowi pun mengaku telah mem­bahas beberapa perkembangan isu global, baik yang berkaitan dengan pengungsi Timur Tengah dan Af­rika Urara. Ia pun mengutarakan pentingnya mendorong tumbuhnya budaya penyelesaian konflik secara damai dan budaya toleransi serta kerjasama mediasi.

“Kita juga membahas isu peruba­han iklim dan rencana konferensi di Paris. Saya menyampaikan komitmen Indonesia dan harapan agar negara industri dapat memberikan contoh pengurangan emisi dan memberikan dukungan implementasi pada negara yang berkembang,” ujar dia.

Sementara itu, Niinistö yang mengaku sangat terkesan dengan keramahtamahan yang diperlihat­kan Jokowi selama kunjungannya ke Indonesia. Ia pun mengaku sedih kala mendengar bencana kebakaran hutan yang telah memakan korban jiwa itu. “Atas nama masyarakat Fin­landia izinkan saya untuk mengung­kapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya terkait isu ini,” kata dia.

Senada dengan Jokowi, Niinistö mengungkapkan, ia dan Jokowi telah berbincang masalah kerja sama bi­lateral, topik regional dan internasi­onal, serta kerjasama ekonomi.

Menurut Niinistö, Finlandia dan Indonesia menikmati hubungan yang sangat dekat, walaupun secara geografi terpisah jauh. Ia menutur­kan, salah satu alasan penting dalam kerja sama kedua adalah kesepaka­tan perdamaian Helsinki untuk Aceh yang ditandatangani sepuluh tahun yang lalu oleh Presiden Martti Ahti­saari. “Saat ini kerja sama ekonomi merupakan inti dari kerja sama kita dan saya sangat senang membawa delegasi bisnis dari Finlandia serta para pakar dari Finlandia untuk kunjungan ini. Saya sangat senang, kita telah mengidentifikasikan ban­yak sektor-sektor yang dapat sal­ing menguntungkan, sehingga kita dapat berupaya sebaik mungkin,” tandasnya.

(Yuska Apitya/net)