Untitled-7PT Freeport Indonesia kini sudah bisa kembali melakukan ekspor kon­sentrat. Dua hari lalu, rekomendasi izin ekspor telah di­berikan oleh Kementerian ESDM. Pada Rabu, 10 Januari 2016 kema­rin, izin ekspor telah diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Sebelumnya, Kementerian ESDM memberikan syarat pem­bayaran dana jaminan USD 530 juta bila Freeport ingin mem­perpanjang izin ekspor. Setoran tersebut disyaratkan ESDM se­bagai bukti komitmen Freeport membangun smelter di Indone­sia. Sebab, Freeport masih belum menjalankan kewajibannya mem­bangun smelter.

Namun, Menteri ESDM, Sudirman Said, akhirnya mem­batalkan syarat setoran USD 530 juta tersebut, Freeport hanya diwajibkan membayar bea keluar (BK) sebesar 5% un­tuk dapat melakukan ekspor. “Kemendag sudah mengeluar­kan izin ekspor untuk Freeport. Yang diwajibkan kalau smelter belum selesai adalah BK, itu yang paling wajib,” kata Sudirman, ditemui usai Bali Clean Energy (11/2/2016). Forum, di Nusa Dua, Bali, Kamis

Sudirman menjelaskan, syarat setoran USD 530 juta tidak ada dalam peraturan. Kemampuan keuangan Freeport saat ini juga tidak memung­kinkan untuk membayar setoran sebesar itu. Maka dirinya membatal­kan syarat tersebut, dan meminta Freeport mengajukan bukti lain saja untuk menunjukkan komitmennya melaksanakan hilirisasi mineral di Indonesia.

“USD 530 juta itu sebenarnya bu­kan hal yang diatur. Kita ingin beri kesempatan mereka menunjukkan kesungguhan, sekarang karena situ­asi keuangan mereka tidak memung­kinkan maka mesti dicari bentuk lain,” tukas dia.

Saat ini, Freeport dan Kemen­terian ESDM masih bernegosiasi, terkait syarat yang harus dipenuhi Freeport untuk menunjukkan komitmen pembangunan smelter. “Kita duduk cari solusi apa yang bisa jadi bentuk pengganti itu,” tu­tupnya.

Sementara itu, Freeport ber­pendapat setoran sebesar USD 530 juta tersebut tak perlu dipermasalah­kan lagi, sebab pada dasarnya mer­eka berkomitmen untuk memban­gun smelter di Indonesia. Freeport berjanji pembangunan smelter akan segera terealisasi. (dtc)

loading...