Untitled-8BANDUNG, Today – Pelatih Persib U-21 Bu­diman mengaku puas timnya tampil baik pada pertandingan menghadapi Persatuan Sepakbola An­gkatan Laut (PS AL), di La­pangan Football Plus Arena, Komplek Graha Puspa, Parong­pong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (27/6/2015).

Budiman mengatakan, selain skor 5-1 yang diciptakan anak asuhnya, pada pertandingan malam tadi, para pemain yang disponsori Indo­food dan Salvus ini mampu mem­perlihatkan kekompakan yang luar biasa, dan disiplin dalam menjaga daerah masing-masing.

“Mereka bisa memperlihatkan bahwa mereka pantas main bersama Diklat Persib. Secara individu, kemu­dian team work nya juga kelihatan. Jadi saya puas tidak hanya karena skor 5-1,” kata Budiman.

Ia menambahkan, mental pemain­nya pun perlu diapresiasi. Sebab me­lihat PS AL yang merupakan para pe­main pilihan dari TNI AL menampilkan permainan yang bagus, terlebih mer­eka mencetak gol lebih dahulu.

“Tapi, saya tetap beri catatan kepa­da anak-anak, khususnya masa transisi dari menyerang kebertahan. Mereka juga masih terlalu lama bola di kaki, makanya tadi banyak benturan,” ung­kapnya.

Seperti diketahui, Persib U-21 menang atas Persatuan Sepakbola Angkatan Laut (PS AL) dengan skor 5-1, di Lapangan Football Plus Arena, Komplek Graha Puspa, Parongpong, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (27/6/2015). Lima gol itu berhasil diberi­kan oleh Angga, Run hanif, Dzkri dan Ikmal.

Prospek untuk Persib Bandung

Rahmad Darmawan yang ikut me­nyaksikan laga tersebut turut mengapr­esiasi mengenai pembinaan sejak dini yang dilakukan oleh klub jawara dua kali Liga Indonesia ini.

Dibangun sudah sejak 3 tahun tera­khir, Persib U-21 dinilai Rahmad ber­main lebih kompak dan merupakan prospek untuk Persib Bandung yang berkancah di liga bergengsi Indonesia.

“Saya rasa, Persib U-21 bagus. Mereka bermain kompak, saya lihat pengertian antar pemain sudah jalan, taktik bermain jelas. Keseluruhan, tim ini prospek ke depan,” papar Rahmad Darmawan saat ditemui usai laga.

Pelatih yang menukangi Persija Ja­karta musim ini pun mengutarakan andai kompetisi jenjang usia muda bisa dijalankan, gejolak semangat para pe­main muda ini bisa lebih terasa.

Di tengah situasi konflik sepak bola Indonesia, pelatih yang biasa disapa RD ini pun mengisyaratkan supaya Maung Ngora giat dan terus konsen berlatih.

“Segera ada kompetisi supaya ma­kin terasa semangat mereka. Saya rasa di tengah situasi ini konsen berlatih saja, mereka nanti akan berkembang,” pungkasnya.

(Imam/net)

loading...