Home Bogor Raya Pemekaran Bogor Barat Mundur Lagi, Bagaimana Nasib DOB Bogor Timur

Pemekaran Bogor Barat Mundur Lagi, Bagaimana Nasib DOB Bogor Timur

0
9

CIBINONG TODAY – Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat ditargetkan rampung pada tahun 2024. Hal itu ditegaskan Bupati Ade Yasin dalam rapat forum Calon DOB (CDOB) se-Jawa Barat, di Gedung Tegar Beriman, Kamis (12/9/2019).

Menurut Ade Yasin, usulan pembentukan DOB Bogor Barat hanya tinggal menunggu keputusan dari Presiden yang sampai saat ini masih mengunci pemekaran wilayah dengan moratorium.

“Semoga 2020 sudah dibuka moratoriumnya dan diketok palu. Kan persiapannya 3 tahun, biar 2024 bisa ikut Pilkada nantinya,”  kata Ade Yasin.

Dalam pembentukan DOB Bogor Barat ini, Ade Yasin mengatakan Pemkab akan Bogor mengucurkan anggaran sebesar Rp40 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020.

“Itu sudah dianggarkan. Nantinya akan digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan di sana,” ungkap dia.

Terpisah, Ketua Komite Persiapan Pembentukan Kabupaten Bogor Barat Yana Nurheryana mengatakan, rapat forum ini merupakan respon pemerintah terhadap surat dari Pemprov Jabar untuk mempersiapkan segela kelengkapan persyaratam ketika moratorium dibuka tahun 2020.

“Salah satunya revisi kajian bagi yang sudah melakukan kajian yang di lakukan 5 tahun kebelakang. Kita sebutnya updating data karena potensi yang ada 5 tahun ke belakang pastinya berbeda disetiap kabupaten/kota. Maka itu yang harus ditampilkan buat persiapan kelengkapan daerah persiapan,” jelas Yana.

Selain itu, sambungnya, adalah revisi pembiayaan kajian. Hal ini pasti membutuhkan pembiayaan termasuk daerah persiapan harus dicantolkan.

“Nah dari rapat ini ada 3 daerah. Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Garut Selatan. Dan hari ini sikap ketiga pemda ini harus sama dan kami ingin menyamakan langkah revisi kajiannya ini seperti apa. Karena sejauh ini belum ada peraturan pemerintah yang berkaitan dengan penataan daerah,” kata Yana.

Setelah langkah semuanya sama, Yana mengatakan pihaknya akan meminta Pemprov Jawa Barat untuk mengundang Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk menyamakan revisi yang telah dilakukan ketiga daerah CDOB tersebut.

“Hari ini (kemarin-red) menyamakan langkah memenuhi semua kelengkapan syarat menjadi daerah persiapan sesuai dengan update yang diminta. Dan untuk Bogor Barat itu kan tinggal menunggu moratorium dicabut maka tinggal running persiapan. Nah kita persiapkan secara bersamaan,” jelas Yana.

Untuk anggaran Rp 40 miliar, Yana menyebut itu akan digunakan sebagai persiapan penyediaan lahan calon ibu kota.

“Angkanya sudah berdasarkan apresial dari PT PN Nusantara Cikasungka. Itu hasil kajian dari ITB. Sementara sisa lainnya akan di paparkan DPRD. Mereka akan menyiapkan Rp1,1 miliar untuk revisi kajian dan kajian penempatan SKPD nya nanti,” tandas Yana. (Firdaus)