SUKAJAYA TODAY – Kesal tak kunjung ada perbaikan dan pemeliharaan jalan dan solokan dari Pemerintah kabupaten Bogor hampir dua tahun ini membuat masyarakat kampung Parigi, Desa Harkat Jaya, Kecamatan Sukajaya, akhirnya melakukan aksi perbaikan solokan dan tambal jalan yang rusak dan berlubang secara gotong royong.

Perbaikan jalan dan solokan dilakukan warga secara permanen mengunakan batu, pasir dan semen. Perbaikan ini mendesak dilakukan sebab banyak pengendara terperosok sehingga banyak menimbulkan korban kecelakaan.

Bawing (35) salah satu warga yang ikut bergotong royong perbaikan solokan dan menambal jalan mengatakan, dirinya merasa sangat prihatin status jalan kabupaten yang menghubungkan beberapa desa ini lama tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah Kabupaten Bogor yang wewenang nya ada di Dinas PUPR, padahal sudah banyak kendaraan yang melintasi jalan ini menjadi korban Kecelakaan.

“Ketimbang banyak menimbulkan bahaya korban Kecelakaan, akhirnya warga berinisiatif bergotong royong untuk memperbaiki solokan dan jalan yang rusak parah. Siapa lagi yang mau mau perbaiki jalan dan solokan ini, sedangkan pemerintah Kabupaten Bogor saja sudah tidak mau melakukan perbaikan, padahal anggaran dari APBD itu jelas untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. kalau jalan dan solokan nya aja rusak parah bagai mana mau berdampak kepada peningakatan kesejahteraan perekonomian masyarakat akses jalan yang rusak aja tidak mau diperbaiki oleh Pemerintah,” ujar Bawing.

Senada dikatakan Dede (30) warga Desa Harkat Jaya, selain jalan rusak, persoalan utamanya adalah banjir yang disebabkan oleh selokan atau drainase yang tidak berfungsi, harus nya Pemerintah harus peka dan segera memperbaiki drainase yang rusak itu.

“Ini susah, di aspal geh percuma. Harapannya dibenerin selokan biar lancar kalau gak dibetulin percuma diaspal juga rusak lagi,” terangnya.

Diketahui, jalan rusak itu, sudah hampir 2 tahun tak kunjung di perbaiki oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Padahal jalan tersebut merupakan akses menuju desa wisata adat yang ada dikecamatan Sukajaya.

“Ini seharusnya menjadi PR besar bagi Pemda setempat,” keluhnya.

Terpisah Pengamat UPT PUPR wilayah VI Cigudeg, Sumantri mengatakan, bahwa tugas dan Fungsinya sebagai pengamat sudah dilakukan sesuai aturan yang sudah ditentukan, kami bersama petugas laiinya sudah melakukan survey jalan dan drainase yang rusak berat, rusak ringan, bahkan pihak UPT PUPR Cigudeg sendiri sudah mengajukan kepada Dinas PUPR Kabupaten Bogor baik itu pemeliharaan jalan drainase mau pun pembangunan jalan yang rusak berat.

Dia mengaku sudah ajukan baik itu pemeliharaan maupun pembangunan jalan yang rusak, namun sampai saat ini kami pun dari pihak UPT PUPR Cigudeg tidak pernah ada perintah dari pimpinan untuk melakukan pemeliharaan mau pun perbaikan.

“Saya berharap kepada pemangku kebijakan untuk merealisasikan pengajuan yang telah dilaporkan terkait hasil survey bersama bapeda terkait pengajuan pembangunan jalan kabupaten yang rusak berat diwilayah Kecamatan Sukajaya,” pungkasnya. (Agus)

loading...