PKBBOGOR TODAY – Partai Ke­bangkitan Bangsa (PKB) se­bagai salah satu partai pen­gusung Walikota dan Wakil Walikota Bogor Bima Arya dan Usmar Hariman tetap berkomitmen akan mengawal kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

“Komitmen PKB dengan ke­pala daerah saat ini tetap men­gawal hingga lima tahun bera­khirnya masa jabatan, apa pun yang terjadi, meskipun kata orang tidak menghasilkan apa pun, PKB tetap komitmen ini harus dijaga, mengawal ber­sama proses pembangunan di Kota Bogor,” kata Ketua DPC PKB Kota Bogor Heri Firdaus disela perayaan hari jadi ke- 18 PKB di sekretariatnya Jalan Artzimar II, Tegal Gundil, Bo­gor Utara, Kota Bogor, Sabtu (23/7/2016).

Menurutnya, sejauh ini di kepemimpinan Bima dan Usmar dari segi skema peren­canaan pembangunan sudah dilakukan tahapan-tahapan yang on the track. Seperti melakukan reformasi birokasi di lingkungan Pemkot Bogor, hanya saja dari hasilnya dinilai memang masih kurang maksi­mal.

“Secara teori mereka sudah menjalankan sesuai dengan jalur, melaksanakan program prioritas, tapi ada beberapa hal yang dalam prosesnya mungkin terhambat. Misal­kan, dari segi regulasi dan kes­iapan anggaran,” cetusnya.

Dalam kesempatan ini, Heri mengklaim di usia ke-18 PKB Kota Bogor sudah memi­liki landasan berpolitik yang semakin matang. Matang dalam menggerakan partai, matang menyusun strategi dan matang dalam menentu­kan ukuran berpolitik.

“Tahun 2019 nanti PKB op­timis bisa meraih suara dua kali lipatnya dari tahun lalu 23 ribu menjadi 50 ribu su­ara. Jika suara ini dikonversi meraih lima kursi dewan. Landasan kita sudah cukup terbangun, kesiapan informasi dan teknologi sudah dibenahi, terlebih saat ini mendapat en­ergi dengan adanya anggota DPRD dan DPR RI serta men­teri dari kader PKB,” pungkas Heri. (Abdul Kadir Basala­mah/ed:Mina)

loading...