Berita-2-(10)

BOGOR, Today – Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Bogor mematok target medali emas di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda Jabar) XIII/2018 di Kabupaten Bogor mendatang. Oleh sebab itu, PRSI memulai langkah awal dengan menggelar sertifikasi pelatih (Coaching Clinic) di Kolam Renang Parahyangan, Minggu (24/5/2015). Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) PRSI Kota Bogor, Eko Supriyadi mengatakan bahwa PRSI Kota Bogor tengah menyiapkan enam orang atletnya untuk ditempa agar siap bersaing dengan perenang lain yang notabene kaliber nasional di ajang Porda Jabar XIII/2018 mendatang. Pasca ditinggal hengkang lima perenang terbaiknya. “Kita sudah ada bibit atlet potensial, ada enam orang. Mereka ini yang tengah kita persiapkan untuk menjadi tulang punggung PRSI berlaga di berbagai kompetisi. Kami targetkan, di usia emas. Mereka sudah berada di level atlet nasional,” katanya kepada BOGOR TODAY, Minggu (24/5/2015). Lebih lanjut dikatakan Eko, PRSI juga akan menggelar kompetisi renang tingkat lokal piala Walikota. Sedianya kompetisi tersebut bakal digelar di bulan Agustus 2015 dan dilanjutkan dengan PRSI Cup di bulan Desember 2015. “Kejuaraan itu kawah candradimuka bagi atlet untuk meningkatkan kemampuan dan jam terbang. Jadi kami akan getol mengadakan kejuaraan dan mengikutkan mereka di berbagai kejuaraan renang yang ada, sejauh yang bisa kami jangkau,” ujarnya. Terkait gelaran coaching clinic, PRSI menargetkan sebelum akhir tahun akan ada penambahan satu klub renang. Melengkapi dua klub renag yang ada di bawah naungan PRSI Kota Bogor saat ini. “Selain itu, para peserta yang saat ini hadir bisa meningkatkan kualitas kepelatihannya dan mencetak atlet berkualitas di levelnya,” lanjutnya. Pelatihan sehari yang digelar mulai pagi hingga sore hari tersebut menghadirkan pelatih dari Pengurus Daerah (Pengda) PRSI Provinsi Jawa Barat (Jabar), mereka adalah Aa H Herdiatna dan Dadang A Hidayat. Pelatihan sehari tersebut berisikan materi teknik renang yang baik dan aturan kompetisi renang standar nasional. Untuk peserta lanjutnya, berasal dari guru-guru olahraga, khususnya guru renang dari seluruh sekolah yang ada di Kota Bogor serta beberapa pengurus PRSI Kota Bogor yang belum mengantongi lisensi instruktur renang. “Todal peserta ada 58 orang. 52 orang dari guru dan enam sisanya dari pengurus PRSI Kota Bogor,” ucapnya. Instruktur dari Pengda PRSI Jabar tersebut membawakan materi berupa teori yang dilanjutkan dengan praktek langsung turun ke kolam renang mempraktekkan teori yang sudah didapatkan. “Jadi mereka paham betul apa yang dimaksud. Tidak sekedar hapal dan di lapangan kebingungan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Viral, Perebutan Medali Perunggu PON Papua 2020 Cabor Gulat Diwarnai Kericuhan

(Adilla Prasetyo Wibowo)