losail-motogp-wallpaper-2014-4

MUGELLO, Today – Pembalap Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi, tak mau sesumbar meski sudah unggul jauh dari para pesaingnya. The Doctor mengatakan, semua pembalap bisa saja mendongkel posisinya, termasuk juara dua kali MotoGP yang membela Tim Repsol Honda, Marc Marquez. Ya, juara tujuh kali MotoGP itu mewaspadai potensi yang bisa dihadirkan The Baby Alien –julukan Marquez. Meski belum menampilkan performa optimal sepanjang musim ini, rider asal Spanyol bisa sewaktu-waktu menyeruak menjadi yang terbaik. Saat ini, Rossi berada di puncak klasemen dengan raihan 102 poin, unggul 33 angka dari Marquez yang menghuni posisi empat. Selain itu, Rossi yang meraih dua kemenangan dari lima serie yang sudah diselenggarakan juga mengomentari persaingannya dengan Marquez di serie Le Mans. Rossi yang saat itu start dari posisi ketujuh menyodok ke tangga empat selepas balapan dimulai. Persaingan muncul di lap ketiga, kala itu Rossi berhasil membalap Marquez yang berada di posisi ketiga. Praktis usai dibalap Rossi, Marquez mengendur dan turun ke posisi enam. Berkat perjuangannya, ia berhasil finis di posisi empat usai melakoni duel sengit dengan pembalap Tim Ducati, Andrea Iannone. Sementara Rossi sendiri sukses mengakhiri balapan di podium kedua di bawah rekan setimnya, Jorge Lorenzo. “Di Le Mans saya berjuang menghadapi Marc (Marquez). Saya melihat ia kurang kuat di awal balapan, sehingga saya harus menyusulnya segera,” jelas Rossi seperti mengutip Speedweek, Selasa (26/5/2015). “Situasi ini berbeda dibanding musim lalu. Kami bekerja lebih baik dan dari awal kami sudah tampil trengginas. Kami juga memimpin klasemen konstruktor saat ini. Namun, pembalap sekelas Marc, Anda tidak akan pernah tahu,” urai pembalap yang pernah mengaspal di Sirkuit Sentul itu Sementara itu, Pembalap Tim Repsol Honda, Marc Marquez, bertekad memberikan yang terbaik kala tampil di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu 31 Mei 2015. The Baby Alien –julukan Marquezmenilai, berkat beberapa perbaikan di Honda RC213V miliknya, hasil optimal bukan tak mungkin bisa diraih. Ya, juara MotoGP 2013 dan 2014 memang belum menampilkan performa memikat sepanjang musim ini. Meski mampu menyabet satu kemenangan, harapan yang terbilang tinggi membuatnya dianggap belum meraih pencapaian optimal. Dari lima serie yang sudah dilangsungkan, Marquez berturut- turut menduduki posisi lima, satu, gagal finis, dua dan empat. Hal itu kontras dibandingkan musim lalu, di mana ia meraih kemenangan di lima race awal dan akhirnya mengukuhkan diri sebagai kampiun di akhir musim. Sementara untuk musim ini, rider 22 tahun berada di peringkat empat klasemen dengan raihan 69 poin, tertinggal 33 angka dari sang pemuncak, Valentino Rossi. Melihat kondisi itu, race selanjutnya yang diadakan di Mugello bisa dijadikan titik balik kesuksesan pembalap yang menetap di Andorra itu. “Jika dibandingkan dengan musim lalu, kami memiliki masalah yang lebih banyak. Bisa dilihat dari catatan waktu yang saya raih dan hasil akhir balapan,” jelas Marquez seperti mengutip Speedweek, Selasa (26/5/2015). Timnya bakal bekerja untuk meraih kecepatan maksimal dari motornya. Pasalnya, musim ini selalu saja dirundung masalah. “Namun, kami akan menyelesaikan masalah ini di race selanjutnya (Mugello) dan coba memberikan yang terbaik,” pungkasnya.

Baca Juga :  Kepulangan Eriska Agustina Atlet Tarung Drajat Asal Cisarua Peraih Medali Emas di PON XX

(Imam/net)