Berita-3-(crop)BOGOR, Today – Sanksi yang di­jatuhkan oleh FIFA kepada Indo­nesia, buah perseteruan antara Persatuan Sepakbola Seluruh In­donesia (PSSI) dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) didukung oleh Ketua Umum (Ke­tum) Persatuan Sepakbola Bogor (PSB), HM Idris.

Dikatakan HM Idris, sanksi dari badan tertinggi persepakbo­laan dunia itu bisa menjadi cam­buk agar sepakbola Tanah Air lebih baik lagi dan segera untuk berbenah. Seperti yang diidamkan oleh para insan persepakbolaan Indonesia.

”Ca­r u t marut persepakbolaan Indonesia sudah sejak lama dan tidak ada ujung pangkalnya hingga saat ini. Sepakbola kita harus dibenahi, jadi FIFA harus turun tangan. Mis­alnya dunia sepakbola disanksi, ya, sudah terima saja,” ujarnya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Menurut Idris, PSSI harus menjadi contoh yang benar bagi klub-klub yang dia naungi, sehing­ga bisa menjadi teladan yang baik dan menciptakan iklim persepak­bolaan yang sehat. Meski begitu PSB akan terus melakukan latihan untuk menjaga stamina para pe­main. ”Walaupun begitu kita akan terus berlatih,” jelasnya.

PSB tidak mau terbawa arus dan terpengaruh dengan intrik yang tengah terjadi di tataran elit. Idris menyatakan PSB akan terus menggelar latihan dan terus meng­gelar pertandingan walaupun ada sanksi atau penutupan Liga Indo­nesia. ”Kita ingin tetap konsisten menggelar kegiatan. Kalau sampai terbawa arus, PSB sendiri yang dirugikan,” ujarnya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Ia menambahkan, PSB saat ini tengah mengikuti turnamen Pra Musim Liga Nusantara Bupati Cup di Subang dan berharap agar terus konsisten walaupun pesepakbolaan diten­gah kondisi terpuruk. ”Mudah-mudahan bisa membang­kitkan semangat pemain meski ad­anya sanksi dari FIFA terhadap PSSI,” pungkas­nya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)