Berita-3BOGOR, Today – Sepakbola Kabupaten Bogor menjadi salah satu dari dua barom­eter persepakbolaan di Jawa Barat ( Jabar). Sehingga gairah sepakbola di Bumi Tegar Beri­man sangat berpengaruh ter­hadap iklim persepakbolaan Nasional. Barometer pertama berada di Kota Bandung.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) Persatuan Sepak­bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jabar, Duddy S. Sutandi. “Bo­gor dan Bandung merupakan barometer sepak bola, oleh karena itu ketua yang baru harus mempunyai semangat dan semangat tinggi untuk membangkitkan olahraga sepak bola,” kata Duddy.

Duddy menerangkan sepak bola adalah gengsinya kepala daerah, bisa mem­bawa nama baik hingga men­jadi barometer kemajuan ekonomi di wilayah tersebut. “Lihat bagaimana Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil ke­tika Persib Juara ISL. Saya minta Bupati dan Kadin ikut membantu perkembangan pesepakbolaan di Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Baca Juga :  Festival Toba Caldera IAF 2022, Sungai Asahan Tarik Minat Atlet Kayak International

Ketua Askab PSSI Bogor, Hendra Budiman mengaku siap memajukan dunia pese­pakbolaan dengan pembi­naan dan memutar roda kom­petisi dari usia delapan tahun hingga U-23. “Dengan 20 lebih teman-teman pengurus, kami akan lakukan pembinaan dan kompetisi dari berbagai tingkat usia di tingkat lokal. Dengan berjalannya kompe­tisi di tingkat lokal setidaknya di ajang turnamen sepakbola tingkat Provinsi kita selalu masuk semifinal,” ucapnya.

Salah satu contohnya adalah festival sepakbola U-11 Forum Komunikasi Sekolah Sepakbola (FKSSB), Kabu­paten Bogor yang digelar di Stadion Persikabo, Cibinong, Minggu (14/6/2015). Ketua FKSSB, Yayan Mulyana men­gatakan, tujuan digelarnya festival untuk mencari pe­main andal, sekaligus mem­berikan jam terbang kepada para pemain muda.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan GOR Mini di Kota Bogor, Sekda: Ingin Terciptanya Klub Sepakbola dan Lahirnya Bakat Baru

Lebih lanjut dikatakan­nya, mental bertanding akan semakin bagus jika para pe­main muda diberikan kesem­patan tampil melalui sebuah pertandingan. “Kami ber­harap dengan festival ini akan muncul bakat-bakat pemain yang mempunyai kualitas. Penampilan mereka akan ter­pantau jika sering mengikuti festival seperti ini,” katanya.

Dengan menggelar festival seperti ini, lanjutnya, pencar­ian pemain-pemain muda potensial yang akan mem­perkuat tim Kabupaten Bogor di event regional bisa lahir. “Kami ingin mencari bibit-bibit baru di cabor sepakbola. Sebagai contoh adalah seba­gian besar pemain yang mem­perkuat tim PLPD Kabupaten berasal dari kompetisi ini,” pungkasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)