kursJAKARTA, Today – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan, Kamis (18/6/2015), kembali stagnan di zona merah. IHSG turun 0,25 poin ke 4.945,50. Sebanyak 139 saham menguat, 143 saham melemah dan 102 saham stagnan. Nilai transaksi juga terpantau cukup minim, yakni mencapai Rp3,12 triliun dari 3,02 miliar lembar saham diperdagangkan.

Indeks LQ45 naik 0,4 poin ke 850,58, Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,23 poin atau 0,6 persen ke 665,05, indeks IDX30 turun 0,29 poin atau 0,1 persen ke 439,92, dan indeks MNC36 turun 0,01 poin ke 266,26.

BACA JUGA :  Kota Bogor Sambut Baik Misi Perdagangan dari Nebraska

Sektor pendorong IHSG bergerak dua arah, dengan sektor yang mengalami penurunan terdalam adalah sektor keuangan 1 persen, dan sektor yang mengalami kenaikan tertinggi konsumer.

Di Asia, indeks Hang Seng turun 59,13 poin atau 0,22 persen ke 26.694,66, indeks Nikkei turun 228,45 poin atau 1,13 persen ke 19.990, dan Straits Times turun 0,71 persen ke 3.301.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.350 atau 3 persen ke Rp45.625, saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp925 atau 2,3 persen ke Rp40.925, dan saham PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp900 atau 23,7 persen ke Rp4.700.

BACA JUGA :  Hery Antasari Dorong Kemudahan Investasi dan Berusaha di Kota Bogor

Sedangkan saham-saham yang bergerak di deretan top losers, antara lain saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) turun Rp475 atau 5,3 persen ke Rp8.450, saham PT Smart Tbk (SMAR) turun Rp450 atau 9,1 persen ke Rp4.520, dan saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) turun Rp400 atau 1,7 persen ke Rp22.500.

(OKZ/Apri)

======================================
======================================
======================================