Untitled-10Memasuki bulan Ramadan dan menjelang Lebaran penjualan cat turut terdongkrak dari bulan sebelumnya. Hal tersebut dirasakan oleh Kansai Paint. Bahkan, penjualan bisa meningkat hingga dua kali lipat. Untuk menopang itu, pihaknya telah memperkenalkan produk cat anti bakteri. Tidak itu saja, Kansai Paint melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility dengan melakukan pengecatan terhadap sepuluh masjid yang tersebar di Pulau Jawa, salah satunya di Bogor.

Oleh : Apriyadi Hidayat
[email protected]

Product and Sales Manager Decorative Division Kansai Paint Elizabeth T Sutrisno mengungkapkan,memasuki Ramadan banyak warga yang menginginkan untuk mem­perbarui cat rumahnya. Warna yang diminati di wilayah Indo­nesia kebanyakan cerah.

Menurutnya, masyarakat Indonesia lebih berani dalam menggunakan warna cat pada rumahnya. “Meskipun meng­gunakan warna terang, tapi tetap ada bagian yang soft,” ungkapnya.

Untuk wilayah tropis, Kan­sai Paint menghadirkan cat baru Kansai Tropic. Cat den­gan segmentasi menengah ke bawah ini dinilai sangat cocok untuk kondisi cuaca di Indone­sia. Harganya Rp70.000 sampai Rp80.000 per 5kg. Selain bermain di segmen menengah ke bawah, Kansai Paint juga menghadirkan cat untuk kelas premium seperti Property yang dijual dengan harga Rp100.000 per 5kg dan Kansai Eco Clean yang dipatok Rp150.000 hingga Rp200.000 per 2,5 liter.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor MURI, Es Teh Indonesia Serentak Resmikan 50 Outlet di Indonesia

“Pilihan warnanya banyak ada sekitar 75 warna. Namun, bisa pesan warna sendiri sam­pai 2.000 jenis warna yang ber­beda,” ungkap dia.

Momen Ramadan ini, bagi Kansai Paint tidak hanya di­gunakan sebagai ajang men­dongkrak penjualan. Berbagai kegiatan digelar salah satunya dengan melakukan aksi sosial melalui Corporate Social Re­sponsibility (CSR).

Presiden Direktur PT Kansai Prakarsa Coatings Yoshiyuki Ono mengungkapkan, saat ini Kansai Paint melakukan aksi mewarnai masjid di Indonesia tepatnya di 10 masjid. Dua di antaranya terletak di Bogor, yakni Masjid Al Ghifari dan Masjid Al Muslimun.

Delapan masjid lainnya yang terciprat dalam program CSR ‘Warnai Masjid Indonesia 2015’ ini adalah Masjid Cut Meutia ( Jakarta), Masjid Baitturahman ( Jakarta), Masjid Raya Cipagan­ti (Bandung), Masjid Al Ihsan Darul Hikam (Bandung), Mas­jid Syuhada (Yogyakarta), Mas­jid Noor (Yogyakarta), Masjid Raudhotul Musyawaroh (Sura­baya), dan Masjid Kauman Ge­dongan (Surabaya).

Untuk pengecatan, digu­nakan cat tembok interior Property anti bacteria pro health system, cat tembok ek­sterior splesh all weather ex­terior paint, dan cat besi dan kayu Ftalit. “Program ini kami laksanakan sebagai bentuk kepedulian kami akan keinda­han dan perawatan rumah iba­dah terutama saat Ramadan,” ujar dia.

Baca Juga :  Merawat Tradisi Membuat Dandang Nasi

Produk Baru

Kansai Paint mengandalkan produk cat anti bakterinya un­tuk menopang penjualan se­lama Ramadan. Diprediksi, ke­butuhan cat untuk merenovasi ataupun memerbarui rumah selama bulan puasa meningkat 50-100 persen.

Ramadan biasanya merupa­kan momen untuk menyiapkan hunian untuk merayakan Leb­aran. Tidak hanya membersi­hkan rumah, memerbarui ru­mah dengan tampilan baru tak jarang dilakukan. Karenanya tak heran penjualan cat pada momen seperti ini cenderung meningkat.

Product and Sales Manager Decorative Division Kansai Paint, Elizabeth T Sutrisno, Kansai Paint memiliki produk cat unggulan yang dibuat den­gan teknologi tinggi, contohnya teknologi anti-bakteri yang ter­kandung di dalam Cat Tembok Property. Cat ini tentu dibutuh­kan berbagai kalangan mulai dari menengah bawah hingga menengah ke atas.

“Menjelang Lebaran sep­erti sekarang, biasanya ke­butuhan cat meningkat. Hal itu tidak lepas dari kebiasaan masyarakat kita untuk meny­iapkan rumah demi merayakan Lebaran. Selain cat tembok, berbagai jenis cat lain misalnya cat kayu dan besi. Nah, produk kami yang mengandung anti bakteri tentunya menjadi nilai lebih,” jelasnya. (*)