Villa-2000MENDAPAT undangan mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan, manajemen The Black Orange masih ta­kut akan ancaman sanksi dari PSSI

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

Manajemen Villa 2000 mengakui su­dah menerima undangan untuk mengikuti turnamen Piala Kemerdekaan 2015 yang digagas oleh Tim Transisi bentukan Kemen­terian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Undangan tersebut baru mereka terima, Rabu (24/6/2015).

Namun, manajemen tim berjulukan The Black Orange masih dilanda kebimbangan untuk berpartisipasi dalam turnamen itu. pasalnya mereka masih takut terkena sanksi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bila turut serta menjadi kontestan.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

manajer Marketing Komunikasi Villa 2000, Noor Arief Budiman mengatakan pi­haknya masih pikir-pikir. “Kami masih mem­pertimbangkan baik dan buruknya. Turna­men ini sebenarnya bagus untuk menambah jam terbang pemain kami, tapi kami juga khawatir akan ada sanksi dari PSSI,” katanya seperti dikutip Goal Indonesia.

Menurutnya, pihaknya bakal menggelar rapat untuk membahas hal tersebut. Me­nyusul, dalam surat undangan tersebut Tim Transisi juga meminta setiap klub yang in­gin berpartisipasi, untuk mengirimkan surat perjanjian partisipasi klub paling lambat 25 Juni 2015. Di samping itu, mereka juga terus berkonsultasi dengan pihak-pihak terkait, ter­masuk klub Divisi Utama lainnya terkait hal ini.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Seperti diketahui, peserta turnamen tersebut memang diperuntukkan bagi klub-klub Divisi Utama Liga Indonesia. Tim Tran­sisi sendiri mematok setidaknya turnamen ini bisa diikuti 30 klub. Turnamen itu bakal digelar pada 24 Juli-15 Agustus 2015.