Untitled-15KETUA Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan sambutan pembukaan sekolah calon kepala daerah, kemarin. Di depan sekitar 60 calon kepala daerah dari PDIP, Megawati menyatakan dirinya punya mata seperti sensor pendeteksi calon kepala daerah.

YUSKA APITYA
[email protected]

Mata saya ini seperti sen­sor. Set, set, set… Rata-rata bisa saya hitung mana yang jadi mana yang tidak,” kata Megawati dari mimbar aca­ra, Kantor PDIP, Jl Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (28/6/2015).

Menurut Megawati, kepala daerah yang jadi ataupun yang tidak jadi bisa terlihat. Kemampuan ini didapatinya lewat pengala­man menghadapi para calon kepala daerah dari masa ke masa.

“Bukannya saya sombong. Mana yang jadi mana yang tidak, terlihat dari sorot mata dan body language,” kata Megawati.

Terpilihnya Ganjar Pranowo menjadi Gubernur Jawa Tengah adalah salah satu buktinya. Megawati juga selalu melihat rekam-jejak seorang calon kepala daerah. “Waktu itu saya tanya (kepada Ganjar), Kamu mau nggak? Siap Bu, kader siap di­taruh di mana saja,” tutur Megawati.

Baca Juga :  Tak Kunjung Pulang Usai Membeli Pulsa, Pria Tangerang Ditemukan Mengambang di Kali Kukun

Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP ini digelar mempersiapkan Pilkada serentak 2015. Kepala Sekolahnya adalah Ketua DPP PDIP Komaruddin Watubun. Ada pula Ket­ua Badan Pemenangan Pemilu Bambang DH yang ikut menggiatkan kegiatan ini.

Acara sekolah kali ini digelar dari 28 Juni hingga 3 Juli. Ada 137 orang calon kepa­la daerah, dibagi menjadi dua gelombang. Acara di Kantor PDIP Lenteng Agung han­yalah pembukaannya saja, selanjutnya se­kolah akan digelar di Kinasih Resort Bogor.

PDIP sejauh ini sudah menyodorkan 137 orang calon kepala daerah yang siap mendaftarkan diri ikut Pilkada serentak 2015. Kader-kader akan bergotong-royong mensukseskan calon kepala daerah dari PDIP.

Megawati menyatakan partainya akan menang Pilkada bila dirinya ‘mengamuk’ dalam artian maksimal menggenjot mesin partai, kader, dan simpatisan dalam meme­nangkan Pilkada. Bila calon-calon PDIP bisa memenangkan Pilkada, diharapkan tidak ada pihak yang mengeluh. “Nanti kalau saya ngamuk, jangan merengek ya,” kata Megawati di depan sekitar 60 orang calon kepala daerah yang hendak mengikuti se­kolah calon kepala daerah, di Kantor PDIP Lenteng Agung, Minggu (28/6/2015).

Baca Juga :  Banda Aceh Diguncang Gempa Magnitudo 5,2

Menurutnya, perjuangan kemenangan PDIP harus diusahakan sungguh-sungguh. Namun bila ada calon kepala daerah yang tak sesuai dengan partai, Megawati tak akan ragu-ragu menghentikan langkah calon yang bersangkutan. “Kalau saya lihat memang kita harus menang, maka saya akan mati-matian. Tapi kalau orang itu bu­kan menjalankan ideologi partai, maka bisa saya coret dua kali,” ujar Mega tegas.

Dirinya menegaskan pula bahwa sikap tegas perlu diambil karena dia adalah pen­anggung jawab partai. Bila nantinya calon diusahakan meraih kemenangan, maka kemenangan itu bukanlah hanya milik satu orang tersebut. “Karena yang kita butuh­kan adalah kemenangan partai, bukan ke­menangan orang,” kata Megawati.

(/net)