Foto-HL-Tadika-PuriBANYAK cara untuk meningkatkan kualitas para pendidik, mulai dari kualitas pengajaran hingga kualitas pendapatan. Salah satu cara yang bisa dipilih adalah dengan memelihara jaringan dan semangat berbagi untuk sukses.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Kesunggu­han seb­agai guru d a l a m proses pendidikankadang ti­dak berbanding dengan peng­hasilan atau p e n d a p a t a n yang diteriman­ya. Begitu juga dengan kualitas penge tahuan dalam men­gajar, kadang menemu k a n titik jenuh, se­hingga sulit untuk mengem­bangkan ino­vasi dalam proses pembe­lajaran anak didik. Dua persoa­lan itu, rupanya bisa dipecahkan dalam satu langkah, yaitu dengan mengembangkan metode pem­belajaran yang komunikatif me­lalui CD Interaktif yang diproduksi oleh LPGTK Tadika Puri. Melalui CD tersebut, tujuan pembelajaran dapat dicapai dengan baik karena CD Interaktif itu mengandung un­sur metode pendidikan yang kreatif dalam menstimulasi kemampuan anak didik. CD itu bahkan dapat dipergunakan oleh jejaring para pendidik anak usia dini dimana­pun berada, sehingga guru bisa me­miliki tambahan pendapatan dari penjualan CD Interaktif tersebut di berbagai lembaga pendidikan anak.

CD Interaktif ini menghadir­kan metode pembelajaran berba­sis interaktif yang terdiri dari Seri Pembelejaran 1 hingga 4. Seri 1 merupakan pengantar dan penda­huluan, Seri ke 2 berisi permainan edukatif Alphabet Numbers 1-100, Seri ke 3 Alphabet Express dan Seri ke 4 tentang Draw & Paint Plus. Dra. Yayuk Sulitianingsih, Koor­dinator LPGTK Pusat mengung­kapkan pembejaran multimedia ini disesuaikan dengan berbagai kebutuhan psikologi perkemban­gan dan kemampuan anak. “CD ini diciptakan untuk menstimu­lus berbagai aspek perkembangan dan kemampuan anak, mulai dari aspek kognitif, kemampuan afektif hingga kemampuan psikomotorik,” ujarnya. Dengan begitu, berbagai faktor mengenai kecerdasan emosi hingga kemampuan keterampilan didorong melalui pembelajaran berbasis interaktif ini. Kelengkapan metode inilah yang menjadikan CD ini layak digunakan oleh para pen­didikan di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) atau Taman Kanak-kanak (TK).

Kesempatan memperkenalkan CD Interaktif dan seminar motivasi “Profesi Guru, Income Pengusa­ha” itu mewarnai suasana acara Reuni Akbar dan Temu KangenAlumni LPGTK Tadika Puri Bogor di Graha Pool, Jl Merdeka, Bogor pada Jumat (26/06/2015) lalu. Aca­ra yang dihadiri oleh para narasumber, alumni, pemilik sekolah dan pendidik di dunia PAUD dan TK. Sekitar 200 orang turut menghadiri acara ini sebagai ben­tuk silaturahmi dan penguatan jaringan antar pendidik di lingkungan alumni Tadika Puri Bogor.

Natalius Budiman, SH, Koordi­nator Tadika Puri Cabang Bogor me­maparkan bahwa acara ini merupakan bentuk silaturahmi dan penguatan jar­ingan agar lulusan dapat terus meme­lihara komunikasi dengan baik. “Se­bagai sebuah keluarga besar, Tadika Puri berusaha memelihara komunikasi dan jaringan agar bermanfaat untuk berbagai peningkatan kualitas alumni. Sehingga bisa menjadi tempat untuk berbagi ilmu, berbagi jaringan dan sekaligus berbagi metode yang efektif untuk meningkatkan hasil pen­didikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pem­belajaran CD Interaktif yang dikeluarkan oleh Tadika Puri ini merupakan respon atas perkembangan zaman agar anak terbiasa dengan teknologi, memperkenalkan anak pada perangkat kom­puter sekaligus melahirkan suasana menyenangkan bagi anak dan merangsang kemampuan mereka.

Narasumber yang hadir dalam reu­ni tersebut antara lain Christ Ariana, M.Ed, yang memberi motivasi menge­nai “Profesi Guru, Income Pengusaha”. Hadir juga para pembicara Dewi Mon­ika Kusumawardani,S.Psi konsultan pendidikan yang secara menarik me­nyampaikan prinsip pendidikan di usia emas atau Golden Age dan Eudia Hari Susani, S.PMM yang menguraikan product knowladge CD Interaktif kelu­aran Tadika Puri. Tak hanya itu, acara juga diwarnai dengan keseruan tutorial kreasi hijab dari Yulis Setiani. Kesempa­tan untuk berbagi pengalaman dari para alumni Tadika Puri Bogor yang sudah menjadi Kepala Sekolah, Guru dan Ketua Yayasan juga turut memberi semangat dalam acara penuh kehangatan itu.

Salah satu lulusan LPGTK Tadika Puri Bogor, Sofi, SE, M.Si, Ak.CA me­nilai membangun jaringan pendidikan, terutama di dunia pendidikan anak memang sangat penting. “Mengajar itu harus punya target, punya arah, agar peserta didik terbentuk dalam karakter yang sesuai dengan harapan,” ujar pemilik Play Group Atifa Kids Care itu. Wanita yang juga merupakan dosen di Universitas Trisakti, Jakarta ini tergerak hatinya membangun Yayasan Pendidikan Atifa Cendikia di Taman Yasmin Sektor 6, Bogor.

Ia mengungkapkan, dorongan untuk membentuk lembaga pendi­dikan ini merupakan perwujudan atas harapan kebanyakan orangtua selama ini. “Untuk memahami itu, saya sengaja memilih pendidika di LP­GTK Tadika Puri Bogor, karena dalam waktu singkat kita bisa mengetahui kon­sep pendidikan anak dengan baik,” pa­parnya. Baginya, jaringan dan semangat berbagi menjadi model untuk kesuk­sesan para pendidik dan dunia pendidikan