Foto-HL-DidaktikaSISTEM belajar online sebenarnya sudah akrab di telinga kita. Namun sekolah online formal yang pertama di Indonesia, justru dilakukan oleh Sekolah Online Taruna Indonesia Bogor. Memanfaatkan kemajuan teknologi, sistem ini menciptakan banyak solusi bagi berbagai ma­salah di dunia pendidikan.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Berdasarkan Undang-un­dang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pen­didikan Nasional dan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebu­dayaan Republik Indo­nesia Nomor 119 Tahun 2014 Tentang Penye­lenggaraan Pendidikan Jarak Jauh pada jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, kini Bogor memiliki sekolah online pertama di Indonesia. Sekolah yang dikelola oleh Yayasan Catur Pad­jajaran ini berdiri pada 1 April 2015 dengan nama Sekolah Online Taruna Indonesia.

Sekolah Online Taruna Indonesia berdiri dengan berbagai latar dan tujuan mu­lai dari membantu masyarakat maupun pemerintah dalam mengatasi lulusan SMP/MTs yang tidak tertam­pung di sekolah yang lain baik negeri maupun swasta, menolong masyarakat agar dapat menyekolahkan pu­tra/putrinya dengan biaya terjangkau, sekaligus mem­beri bekal agar siswa mampu memilih karier, mampu berkompetensi dan mampu mengembangkan potensi diri dengan bekal keahlian teknologi.

Beberapa kenyataan di dunia pendidikan memang sering dihadapi, misalnya pada anak cerdas dan ber­bakat jenius yang tidak bisa masuk dalam lingkungan pendidikan formal karena tingkat kecerdasan rata-ratanyadianggap dapat menghambat laju kecerdasan­nya, menjadikan anak bosan dan bisa menjadi pengacau dalam kelas dikarenakan kemampuan dan kecerdasan­nya. Begitu pula Siswa Berkebutuhan Khusus (SBK ) yang membutuhkan bentuk pelayanan pendidikan khu­sus yang disesuaikan dengan kemampuan dan potensi mereka, dan sekolah online dapat men­gakomodasikan kebutuhan SBK tersebut.

Tak hanya itu, para siswa dari kalangan ar­tis, atlit-atlit berbakat yang tidak memiliki ban­yak waktu juga terkaang dihadapkan pada kega­galan penidikan karena absensi dan dianggap tertinggal di sekolah. “Anak yang mempunyai prestasi di luar sekolah formal seharusnya tidak berarti harus mengorbankan studi sekolah mer­eka. Semakin banyak anak dewasa ini yang men­jadi atlit berprestasi atau artis tentunya mereka juga harus mempunyai waktu belajar flesible, karena harus memnyesuaikan dengan jad­wal pertandingan untuk atlit dan jadwal siaran atau shooting untuk artis,” ungkap AnggryanPrasetya,S.E, Kepala Sekolah SMP Online Ta­runa Indonesia, Bogor.

Baca Juga :  IKA YZA Ciawi Gelar Silaturahmi "Back to Campus 2"

Melalui cara belajar online di Sekolah On­line Taruna Indonesia, memungkinkan mereka menyeimbangkan akademisi mereka dengan mengejar bakat mereka. Siswa dapat bersinar di luar kelas dalam panggilan prestasi yang mereka pilih, tanpa ketinggalan pelajaran sekolah. Ber­bagai keluarga yang nomaden dan harus ber­pindah-pindah juga menjadi soal karena harus melakukan berbagai transisi dan jalur adminis­trasi yang panjang. Melalui sekolah online, kelu­arga yang sering berpindah-pindah karena tugas orangtua, akan dapat teratasi.

Sekolah Online Taruna Indonesia dapat membantu anak-anak yang tidak dapat me­ninggalkan rumah karena alasan tertentu, ada berbagai alasan mengapa anak-anak mungkin tidak dapat secara fisik bersekolah, seperti ca­cat secara fisik, bekerja membantu orang tua di rumah karena tidak ada orang lain, menjaga keluarga yang sedang sakit karena tidak ada orang lain, sedang sakit atau di­rawat di Rumah Sakit, dan ma­sih banyak lagi alasan lain yang mengakibatkan mereka tidak bisa berangkat ke sekolah.

Kepala Sekolah SMK Online Taruna Indonesia Bogor, Hendi Alfiandi, S.Kom menambah­kan terlalu tingginya biaya pen­didikan untuk kalangan ekono­mi lemah, terutama yang ingin maju dan mampu menguasai teknologi, ikut menghambat pendidikan mereka. “Diharapkan dengan sistem sekolah online ini mereka dapat be­lajar dimana saja, kapan saja dan memini­malisir biaya yang harus mereka keluarkan,” jelas Hendi.

Sementara Kepala Sekolah SMA Online Taruna Indonesia, Ade Firmansyah, S.Sos menambahkan, masih banyak anak usia Wajib Belajar 9 tahun yang belum maksi­mal dalam penguasaan teknologi, sehingga ia berharap sistem ini dapat mendorong kemampuan para pelajar. “Berdirinya seko­lah online di Bogor ini sebagai upaya untuk mendukung program Kota Bogor sebagai Kota Cyber. Ini juga merupakan upaya membantu Pemerintah Kota Bogor dalam mengurangi anggaran daerah di bidang teknologi dan bangunan sekolah,” tutur Ade Firmansyah, S.Sos, Kepala Sekolah SMA Online Taruna Indonesia, Bogor. Ade menambahkan,

Baca Juga :  IKA YZA Ciawi Gelar Silaturahmi "Back to Campus 2"

Lebih lanjut Anggryan mengungkapkan, sekolah ini menyediakan jenjang pendidikan dari SMP, SMA hingga SMK. Khusus SMK Online Taruna Indonesia Bogor pro­gram yang akan dibuka adalah Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, Program Studi Animasi dan Program Studi Graphic Desain. Para calon siswa bisa melakukan pendaftaran sekolah via online, praktis dan efesien un­tuk mendapatkan VCD pembelajaran, Kartu Pelajar, baju khas sekolah, kaos olahraga dan Buku Raport. Pendaft­aran dibuka sejak 1 April 2015 sampai dengan Juli 2015 mendatang. Jika mendaftar secara offline bisa datang langsung ke sekretariat di alamat Jl. Pajajaran Indah, Rt 3/13 No. 2B Bantar Kemang-Baranang Siang, Kota Bogor 16143, Telepon: 0251 838 2312.

Ditambahkannya pula, ijazah yang dikeluar­kan ini sama dengan sekolah reguler dan resmi sesuai Undang-undang pendidikan yang berlaku. “Dengancara ini, waktu belajar fleksibel dan man­diri kapanpun dan dimanapun dengan laptop atau gadget, bebas transport atau macet-macetan, mengurangi resiko sasaran tawuran, bully dan target pelecehan,” ungkap Anggriyan. Melalui sekolah online ini, waktu lebih banyak untuk belajar sesuai bakat dan minat. Cara ini pula yang menjadi pilihan di zaman modern yang menun­tut berb­agai per­cepatan. Melalui cara pendi­dikan inilah segalanya ter­jangkau sangat mudah.