Untitled-14BOGOR TODAY – Setelah menuaikan Sholat Is­tisqa di lapangan Sempur, Walikota Bogor, Bima Arya bersama Muspida Kota Bogor langsung meninjau beberapa lokasi di Kelurahan Mulya­harja yang terkena kekeringan pada Jum’at (24/7/2015).

Dari hasil pengecekan, menurut Bima, ada beberapa rumah warga yang air sumurnya ker­ing sekali. ”Warga membutuhkan bantuan air bersih terutama untuk makan dan minum. Dan alhmadulilah, PDAM bisa menyediakan 9000 liter/ hari untuk membantu warga di lokasi kek­eringan,” ujarnya.

Bima pun meminta PDAM untuk memoni­tor agar bantuan air bersih dapat tepat sasaran dan penggunaannya juga diawasi. “Harus ada koordinasi antara kelurahan, kecamatan dan PDAM untuk memastikan penyaluran bantuan air berjalan baik. Mudah-mudahan musim ke­marau cepat berlalu dan bagi seluruh lurah bisa mendekteksi kekeringan di wilayahnya masing-masing,“ harap Bima.

Baca Juga :  PDAM Luwu Kabupaten Magetan Pelajari Sistem Layanan Pelanggan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor

Terpisah, Dirut PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor, Untung Kurniadi menyampaikan PDAM akan mendistribusikan air ke beberapa titik lokasi yang kekurangan air dan berdasarkan pemantauan, persediaan air PDAM masih men­cukupi. ”Kekeringan di MulyaHarja ada di dua titik di antaranya RW 12 RT 3 dan RW 4 RT 1 dan RT 2 yang sudah tertangani bantuan PDAM,” je­lasnya.

Baca Juga :  Pengusaha Konstruksi Kota Bogor Pertanyakan Distribusi Proyek ABT 2021

Sedangkan untuk titik-titik lain yang terkena dampak kekeringan seperti di Cimahpar, Bubu­lak, dan Situgede; Untung menyebut sedang dalam proses survei untuk dipasang tangki tokel dan pengirim air ke daerah tersebut.

Pada peninjauan lokasi kekeringan ini, turut hadir Dandim 0606 Kota Bogor,Letkol M.Albar, Camat Bogor selatan, Usman TJ, Lurah Mulya­harja, Kabag Humas Encep Alhamidi, Kabag Pemerintahan, Heri Karnadi serta jajaran PDAM Kota Bogor.

(Guntur|Rizky Dewantara)