Untitled-1MUNICH, Today – Pemain bintang Bayern Munich, Thomas Muller melihat perkemban­gan sepakbola modern membuat persaingan semakin ketat. Ia melihat klub saat ini lebih memilih membeli pemain berbakat yang sudah matang secara mental dan teknis. Ketimbang, mengambil pemain dari akademi dan mendidik ulang di klub profesional.

Pemain berusia 25 tahun itu merasa beruntung kare­na bisa tampil di tim utama Bayern Munich setelah lulus dari akademi klub. Na­mun konstelasi saat ini berubah, hanya pemain terbaik dari akademi yang dil­irik oleh klub utama, tanpa iming-iming gaji besar. ­

“Siapa yang bermain di lapan­gan untuk Bayern ditentukan dari penampilan terbaik. Namun, mendapat pengakuan dari klub top bagi pemain muda menjadi hal yang sulit. Saat Anda dibeli, performa Anda menjadi tang­gung jawab klub yang membeli. Mereka mengeluarkan banyak uang, jadi mer­eka ingin menjadikan Anda pemain ke­percayaan,” kata Muller dilansir Goal, Rabu (1/7/2015).

Sekadar informasi, Muller masuk tim utama Die FCB pada musim 2008. Dia mengawali karier dengan ikut dalam akademi Bayern Munich selama delapan musim (2000–2008).

“Di lain sisi, jika Anda sudah ada di satu klub (dari akademi). Klub hanya akan menegaskan Anda tetap di sini. Saya tidak sulit untuk membuktikan hal mungkin karena posisi saya yang fleksi­bel.

Tapi, saya senang banyak pemain baru datang setiap musimnya ke Bay­ern. Jadi, persaingan posisi utama se­lalu ada di awal musim,” lanjutnya.

(Adil | net)