Untitled-10BOGOR, TODAY – Jabatan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ka­bupaten Bogor yang kosong setelah mening­galnya Zuryawan Isvandiart Zoebir, Juni lalu kini diisi oleh Kabid Kebudayaan, Didi Sa­maun sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekdis­budpar.

“Ya sekarang Disbudpar sudah punya Sek­dis sementara yang diisi oleh Didi Samaun yang menjabat sebagai Kabid Kebudayaan. Tapi saya juga sudah rekomendasikan pak Didi untuk jadi Sekdis sungguhan,” terang Ke­pala Disbudpar Rahmat.

Kadis nyentrik ini mengungkapkan, jika niatnya untuk mempromosikan Didi Samaun menjadi Sekdis lantaran kinerjanya yang cu­kup baik selama menjadi Kabid Kebudayaan.

“Mungkin karena kinerja pak Didi bagus jadinya bisa dipercaya untuk menjadi Sek­dis,” terangnya.

Baca Juga :  Lengkapi Surat-surat, Operasi Zebra Lodaya 2022 Bakal Digelar di Bogor

Dinas lainnya yang juga tidak memiliki sek­retaris adalah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pasca Ridwan Syamsudin naik menjadi Kepala Dinas kini untuk semen­tara diisi oleh Budi Pranowo yang menjabat sebagai Kabid Migas.

“Sudah terisi sekarang sama Kabid Mi­gas pak Budi Pranowo. Tidak menutup ke­mungkinan pak Budi juga bisa menjadi sek­dis definitif. Tapi kan yang menilai bukan kami tapi Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepegawaian (Baperjakat),” jelas Ridwan.

Ridwan yang barus beberapa hari lalu di­lantik sebagai kadis itu menjelaskan, dengan lengkapnya struktur jabatan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang dipimpinnya bisa berjalan dengan lebih optimal.

Baca Juga :  Tanam Ganja Karena Kesepian, Dua Pria di Bogor Berujung 5 Tahun Penjara

“Karena waktu kemarin tidak ada kepala, kinerja sangat terganggu kinerja kami jika ada satu saja jabatan pimpinan yang kosong,” lan­jut Ridwan.

Terpisah Kepala Badan Kepegawaian Pen­didikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bo­gor, Dadang Irfan mengatakan, saat ini semua SKPD di Kabupaten Bogor sudah lengkap kembali didalam ke strukturanya.

“Sekdis di Disbudpar dan ESDM kini sudah diisi dan pengisiannya melalui baperjakat, ti­dak seperti kadis yang melalui open bidding,” singkatnya.

(Rishad Noviansyah)