088026200_1418274716-Imam_Nahrawi_11JAKARTA, Today – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Imam Nah­rawi, masih enggan berbicara secara rinci mengenai rencana PSSI yang in­gin menggulirkan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/16, Oktober nanti.

Meski begitu, Imam siap menjalank­an perintah Presiden RI, Joko Widodo, soal menggelar banyak kompetisi di ta­nah air.

“Kita akan lihat nanti (soal ISL boleh berjalan). Makanya, perintah beliau (Presiden Jokowi) sebanyak-banyaknya turnamen dan kompetisi harus dido­rong,” kata Imam, di sela-sela laga pem­buka grup B Piala Kemerdekaan 2015 di Stadion Maulana Yusuf, Serang, Sabtu (15/8) malam.

BACA JUGA :  Piala Presiden 2024 Dimulai 19 Juli, Perebutkan Rp5 Miliar

Lebih lanjut, politisi dari Partai Ke­bangkitan Bangsa itu juga menyatakan pihaknya tak ingin terburu-buru dalam menyiapkan tim nasional Indonesia.

“Saya kira bertahap lah, ini seka­rang kita hidupkan lagi turnamen. Lebih dari itu, kami sudah tunjuk beberapa operator turnamen un­tuk menangani usia muda, mulai dari U-10 dan seterusnya. Kema­rin kita panggil AQUA Danone, Pertamina juga.”

BACA JUGA :  Piala Presiden 2024 Dimulai 19 Juli, Perebutkan Rp5 Miliar

“Kami berharap ada bebera­pa BUMN maupun pihak swasta menjadi sponsor utama untuk turnamen kelompok usia itu,” jelas Imam.

Tanggapan yang sama juga dilontarkan Imam soal proses atau tahapan yang akan dilakukan Menpora, agar sanksi FIFA segera dicabut.

“Kita lihat dulu, di FIFA kan masih akan kongres. Yang pasti, kami akan terus memberi tahu kepada FIFA, bahwa apapun yang terjadi turnamen atau kompe­tisi harus berjalan,” pungkasnya.

(Imam/net)

======================================
======================================
======================================