
BOGOR TODAY – Lomba berhiÂtung yang digelar Polres Bogor Kota di Botani Square Kota BoÂgor kemarin, berlangsung meÂriah. Puluhan anak nampak asik dan serius mengikuti jalannya lomba.
Kegiatan ini juga diramaikan Polisi Sahabat Anaka (PSA) berÂbagai macam variasi baris berÂbaris ditampilkan bocah-bocah cilik dengan menggunakan seÂragam polisi cilik. Permainan ini diikuti anak-anak dari Bogor, DeÂpok, Tangerang dan Bekasi. HaÂrapannya dengan permainan ini anak-anak bisa paham rambu-rambu lalu lintas dari sejak dini.
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Sulistyo Pudjo menuÂturkan, konsep matematika ini konsep yang sangat bagus dan terobosan untuk mengkombiÂnasikan antara permainan denÂgan matematika serta estetika. “Jadi ada tiga aspek logika, esteÂtika dan dialektika digabungkan. karena rata-rata orang mendenÂgar dan melihat matematika mendadak jadi alergi. Bapak RidÂwan Saputra mencari temuan dan menciptakan matematika kepolisian,†ujarnya.
Sulistyo menambahkan, untuk itu anak-anak melihat matematika sebagai bentuk perÂmainan, mereka tidak tertekan saat belajar matematika. Untuk kepolisian ini suatau program awal, sebagai pilot project Kota Bogor bisa menularkan permainÂan ini. “Bekerjasama dengan diknas dan semua kabupaten, hal itu akan dibantu oleh saya ditingkat provinsi Jawa Barat. Agar permainan ini bisa menÂjadi salah satu media permainan mengenalkan matematikan dan menjadikan matematika sebagai bagian hidup anak-anak,†beberÂnya.
Sulistyo menambahkan, kegÂiatan ini mengedukasi agar anak-anak bisa bekerjasama dengan rekan-rekannya, mereka bisa mengetahui matematika tidak secara terpaksa dan mengenalÂkan kepolisian secara dini kepaÂda anak-anak. “Kepolisian ada di kehidupan sehari-hari sehingga anak-anak sudah mengetahui aturan lalu lintas. Itu semua diÂjadikan angka dalam permainan yang diciptakan,†tuturnya.
Direktur Klinik Pendidikan Mipa (KPM) sekaligus penggaÂgas permainan, Raden Ridwan Hasan Saputra menjelaskan, jadi permainan ini semacam bentuk wilayah kepangkatan Kepolisian, dalam permainan ada gambar yang digabung dengan gamÂbar tanda pangkat Kepolisian. “Anak-anak akan mengetahui kepangkatan di Kepolisian sepÂerti Aiptu dan Barada. Ada juga rambu-rambu lalu lintas yang membiaskan mereka mengenalÂnya,†ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas PenÂdidikan Kota Bogor, Edgar SuÂratman mengapresiasi kegiatan ini. “Bagus dan sangat menduÂkung sekali, karena dengan ini anak-anak semakin menyenangi matematika melalui permainÂan,†ungkapnya.
(Guntur Eko Wicaksono)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















