HL-(2)Hasil uji sampel limbah terkait kebocoran Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) milik Bogor Trade Mal (BTM) yang kini masih tertahan di laboratorium IPB tak kunjung dibuka. Tak jelas apa sebabnya. Padahal, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor menjanjikan akan mengekspos perkara selama 14 hari kerja sejak sampel masuk lab. Benarkah duit BTM mengalir sampai jauh?

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
[email protected] .com

Ditanya soal dugaan suap ini, Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Lilis Sukartini, membantah. “Sudah saya bilang yang mengerjakan masalah hasil IPAL itu lab IPB. Ya, jangan saya terus lah. Silahkan tanya ke IPB,” kilahnya.

Baca Juga :  Dirut Perumda Tirta Pakuan Ajak Warga Kota Bogor Naik Trans Pakuan

Disinggung masalah adanya main mata untuk memuluskan permasala­han IPAL agar tidak menjadi persoalan panjang dengan manajemen BTM, Lilis kembali membantah. “Main mata apa ? kalau masalah limbah kan sifatnya pem­binaan lebih baik di tanyakan saja supaya semuanya clear,” bebernya.

Lilis meminta awak media untuk mengecek semua, jangan hanya BPLH saja yang dicecar terkait IPAL BTM yang hingga saat ini belum juga beres. “Kroscek saja double supaya jelas jangan LH saja yang dicecar,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tirta Pakuan Terapkan Prinsip Tata Kelola Perusahaan (GCG)

Soal isu bagi-bagi duit diam ini, Man­ager Marketing dan Komunikasi Mal BTM, Sharon Vebrilla membantah. “Di kita ti­dak ada suap menyuap dan yang kita keta­hui berjalan seperti biasa dan di lapangan progres berjalan normal,” ujarnya. (*)