Berita-3-(2)JAKARTA, Today – Bank Danamon men­gaku aturan pelonggaran Loan to Value (LTV) atau uang muka yang dikeluarkan Bank Indonesia di semester I-2015 belum akan banyak berpengaruh terhadap pen­yaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Da­namon di semester II ini.

Hal itu disebabkan daya beli konsumer pada masih stagnan. Selain itu, konsumen KPR secara umum sata ini masih wait and see terkait dengan kondisi perekonomian yang ada.

Baca Juga :  Gempa Bumi Magnitudo 4,5 Guncang Pasaman Barat, BMKG Sebut Segmen Talamau

Direktur Konsumer dan Retail Banking Bank Danamon, Michellina Laksmi Tri­wardhany mengatakan, pada semester II, perseroan tidak menargetkan muluk-muluk mengenai penyaluran kredit KPR.

Nah, secara umum Dhany mengatakan penyaluran kredit KPR pada semester II akan inline jika dibandingkan dengan se­mester I. “Pada semester dua ini, Danamon lebih fokus ke kualitas penyaluran asset dan NPL,“ kata Michellina, Rabu (19/8/2015).

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Rumah di Pekanbaru, Satu Orang Tewas

Jika dilihat pada semester I lalu, KPR hanya menyumbang 6,3 persen dari total kredit Bank Da­namon. Sebagai informasi pada semester pertama tahun ini, ter­catat jumlah kredit yang telah disalurkan Danamon adalah sebesar Rp 136,2 triliun.

(Adil | net)