JAKARTA TODAY – Menko Polhukam Luhut Binsar Pand­jaitan mengungkap banyakn­ya lembaga yang kurang efek­tif. Untuk itu, pemerintah akan melakukan peleburan di bawah lembaga lain atau pun di bawah kementerian tertentu.

“Banyak itu lembaganya, ada seratusan itu ya. Mungkin ada yang mau dilebur yang enggak jelas kerjanya itu lama itu. Saat ini sudah ada 10 lem­baga yang dibubarin tetapi fungsinya tidak dibubarkan. Jangan salah,” kata Luhut di Istana Negara, Jl Veteran, Ja­karta Pusat, Kamis (20/8/2015).

Sebelumnya Presiden Jokowi telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 176/2014 tentang Pembubaran 10 Lembaga Nonstruktural pada 4 Desember 2014 lalu. Kesepuluh lembaga nonstruk­tural yang dibubarkan itu yak­ni Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional, Lembaga Koordinasi dan Pengendalian Peningkatan Kesejahteraan Sosial Penyandang Cacat, De­wan Buku Nasional, Komisi Hukum Nasional, Badan Kebi­jaksanaan dan Pengendalian Pembangunan Perumahan dan Permukiman Nasional, Komite Antar Departemen Bidang Ke­hutanan, Badan Pengemban­gan Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu, Komite Aksi Nasional Penghapusan Bentuk-Bentuk Pekerjaan Ter­buruk Untuk Anak-Anak, De­wan Pengembangan Kawasan Timur Indonesia, dan Dewan Gula Indonesia.

Baca Juga :  Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Atas Peningkatan Indeks Daya Saing Digital Daerah (EV-DCI)

Luhut tak mau menyebut­kan lembaga apa yang bakal dilebur kali ini. Tetapi lembaga tersebut dirasa tidak perlu. “Organisasi daripada berdiri sendiri, cost-nya tinggi jadi dicantolkan ke lembaga atau kementerian saja. Ada banyak itu yang fungsinya enggak jelas jadi lebih baik dilebur,” ujar Luhut.

Baca Juga :  Terperangkap Kandang Jebak di Langkat, Harimau Sumatera "Bestie" Akhirnya Lepasliar di TNGL

Sementara itu Kantor Staf Kepresidenan yang jabatan Kepalanya dia rangkap itu tak ada rencana untuk dilebur. Menurut dia lembaga tersebut sejak awal memang bukan un­tuk dilebur ke lembaga lain.

(Yuska Apitya/net)