YERUSALEM TODAY – Militer Israel mel­ancarkan serangan udara terhadap target Hamas. Serangan ini merupakan balasan atas serangan roket dari Jalur Gaza.

Dalam pernyataannya, seperti dilansir Reuters, Kamis (27/8/2015), militer Israel me­nyebut pesawat tempurnya menggempur sebuah pabrik senjata, yang disebut milik Hamas yang menguasai Gaza. Belum ada laporan korban jiwa dari pihak Palestina aki­bat serangan Israel ini.

Militer Israel menyebut serangan ini merupakan respons atas serangan roket dari wilayah Gaza yang diarahkan ke wilayahnya. Situs Kementerian Luar Negeri Israel menye­but, ada 11 roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza pada Rabu (26/8/2015) malam dan se­dikitnya satu roket diluncurkan dari Gaza pada Kamis (27/8/2015).

Baca Juga :  Ini Negara yang Beruntung Menyaksikan Gerhana Bulan Total, Indonesia Termasuk?

Serangan roket dari Gaza tersebut, jatuh di lapangan terbuka di wilayah Israel bagian selatan, dekat perbatasan Gaza. Dalam per­nyataannya, militer Israel menyebut tidak ada korban luka akibat serangan roket terse­but.

Kelompok jihad Salafi yang mendukung seruan perang suci Al-Qaeda, sebelumnya mengklaim bertanggung jawab atas sejumlah serangan roket dari Gaza ke wilayah Israel, semenjak berakhirnya konflik 50 hari Israel-Hamas setahun lalu.

Baca Juga :  Ini Negara yang Beruntung Menyaksikan Gerhana Bulan Total, Indonesia Termasuk?

Belum ada klaim tanggung jawab dari ke­lompok Salafi atas serangan roket yang baru terjadi ini. Namun Israel meyakini Hamas bertanggung jawab atas setiap serangan yang diluncurkan dari wilayah Gaza.

Sekitar 3 minggu lalu, pesawat tempur Is­rael membombardir kamp pelatihan Hamas di Gaza, sebagai balasan atas serangan roket yang jatuh di wilayahnya. Namun belakan­gan, kelompok pecahan Salafi mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket terse­but.

(Yuska Apitya/net)