nico-rosberg-williams-toyotaSementara rekannya, Lewis Hamilton, di puncak klase­men dengan 227 poin. Ked­uanya terpaut 28 poin, dan secara matematis masih dapat dikejar Rosberg.

Namun, beberapa pengamat F1 menilai Rosberg telah menyerahkan titel F1 kembali kepada Hamilton yang memenangkannya tahun lalu. Rosberg pernah memberi pernyata­an yang mengindikasikan bahwa ia menyerah.

“Lewis melakukan pekerjaan he­bat, jadi dia pantas menang. Saya coba memberikan segalanya, tapi itu tak cukup,” ucap Rosberg setelah balapan di Belgia pada 23 Agustus 2015.

Komentar itu mendapat tangga­pan dari Eddie Jordan, mantan pemi­lik dan bos Mercedes yang kini men­jadi pengamat F1.

“Ucapan itu merupakan deklarasi dari Rosberg bahwa ia menyerah. Bagi saya duel antara Rosberg den­gannya (Hamilton) telah berakhir saat ini. Nico tak bisa mengalahkan Lewis lagi di F1 2015,” imbuh Jordan di Bild, Selasa (1/9/2015).

Ucapan itu diamini oleh legenda F1, Jacques Villeneuve. Mantan juara F1 1997 itu yakin Hamilton segera mengamankan titel F1 yang ketiga untuknya.

“Siapa pun yang menyaksikan Nico di dua balapan terakhir dapat melihat bahwa ia menyerah. Dia jelas pembalap nomor dua Mercedes saat ini. Bahkan di performa terbaiknya, tak mudah baginya menyamai level Lewis,” tambah Villeneuve.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected] (*)