BTMProstitusi pelajar yang ada di foodcorut milik Bogor Trade Mal (BTM) ternyata membuat gerah Satgas Pelajar Kota Bogor. Satgas kecil ini meminta satpol pp untuk membuat razia gabungan untuk memberantas prostitusi itu.

Oleh : Guntur Eko Wicaksono
[email protected] yahoo .com

Ketua Pelaksana Har­ian Satgas Pelajar Kota Bogor, Muhamad Ikbal mengatakan pihaknya sudah pernah mem­buat Mou dengan pihak manaje­men BTM terkait dengan pelajar yang berkeliaran di mal dengan menggunakan seragam sekolah. “Kami sudah pernah membuat Mou dengan manajemen terkait dengan pelarangan pelajar yang menggunakan seragam sekolah memasuki mal nah kalo memang masih ada pelajar yang memasuki BTM dengan menggunakan se­ragam pihak manajemen berarti sudah melanggar,” ujar pria yang akrab dipanggil Ikbal.

Ikbal mengatakan pihaknya akan mengadakan rapat kembali terkait adanya prostitusi pelajar yang ada di BTM, dan pihaknya juga akan menggandeng Satpol PP Kota Bogor untuk ikut merund­ingkan langkah apa yang akan di­ambil kedepannya. “Kami pihak Satgas Pelajar Kota Bogor akan mengadakan musyawarah kemba­li dengan BTM terkait hal ini, dan kami akan menanyakan pula Mou yang pernah kita buat,” kata dia.

Baca Juga :  Operasional Biskita Trans Pakuan Sedang Dilakukan Penyesuaian Administrasi

Lebih lanjut pihaknya akan mengadakan razia gabungan den­gan Satpol PP Kota Bogor terkait dengan adanya prostitusi pelajar yang ada di BTM. “Kalau kami bergerak sendiri itu salah tetapi kita akan menggandeng pihak Sat­pol PP untuk mengadakan razia gabungan disitu,” bebernya.

Selain itu, Satgas Pelajar Kota Bogor juga akan menggandeng perwakilan dari orang tua untuk sama- sama menindaklanjuti peri­hal ini. “Kami juga akan mengajak perwakilan orang tua untuk bersa­ma sama menindaklanjuti perihal permasalahan ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bima Arya Segera Aktivasi RW Siaga dan Pengurai Kerumunan

Keseriusan untuk membong­kar keberadaan prostitusi pelajar di BTM juga datang dari Kepala Di­nas Pendidikan, Edgar Suratman. “Coba ditelusuri itu biar diberikan sanksi dikeluarkan oleh sekolahn­ya. Kalau memang ada identitas sekolahnya, kami akan panggil kepseknya sekalian,,” ungkapnya.

Menurutnya tindakan seperti itu sudah sangat melanggar ke­tentuan sekolah, sebelum masuk ke sekolah biasanya mereka beri­krar untuk menjaga nama baik sekolah. “Kalau sudah seperti itu merupakan pelanggaran yang sangat berat apalagi sampai ter­tangkap tangan,” tambahnya.

Terpisah, Kasatpol PP Kota Bo­gor, Eko Prabowo mengatakan pi­haknya siap untuk mendampingi Satgas Pelajar untuk melakukan razia gabungan. “Kami akan se­lalu siap menemani satgas pelajar untuk melakukan razia gabungan, jika diminta,” ujarnya. (*)