Untitled-7Kementerian Badan Usaha Milik Neg­ara (BUMN) akan melakukan peng­gabungan beberapa sektor anak usaha BUMN yang akan dimasukan ke dalam program holding sektoral.

Menteri BUMN Rini Soe­marno menjelaskan, holding akan dilakukan dengan meli­hat sektor. Selanjutnya, apak­ah memang setiap sektor anak usaha BUMN tersebut dapat digabungkan atau tidak.

“Kalau sekarang BUMN pu­nya anak perusahaan, semi­sal banyak yang punya per­hotelan. Hal seperti ini akan kita lakukan data belanja di kementerian, yang akan digabungkan menjadi satu BUMN yang bergerak dalam pariwisata, dimana ada unsur hotel dan lainya. Misalnya be­gitu, holding sektoral,” ujar Rini, Senin (7/9/2015).

Baca Juga :  Favehotel Padjajaran Bogor Tambah Layanan Hiburan TV On-Demand Untuk Para Tamu

Dia menambahakan, jika holding sektoral ini misa membantu perusahan BUMN yang belum go-public dan belum mengeluarkan obli­gasi. Tentunya, Kementerian BUMN ingin lihat kemungki­nanya, jika sampai pada saat perusahaan-perusahaan yang sudah berada dalam peng­gabungan di lepas ke pasar seperti apa.

Baca Juga :  HUT ke-11, Lorin Sentul Hotel Berikan Penghargaan Kepada Karyawan Terbaik

“Jadi sebelum mendapat­kan rating dari internasion­al agency gitu yah, kita in­gin lakukan rating sendiri. Di Internal kita juga ingin buat seperti itu, rating internal se­hingga kita mendorong kalau mereka ada perbaikan-perbai­kan apa yang harus dilakukan sehingga rating makin baik. Kalau misalkan suatu saat di­lakukan mereka di pasar,” tu­turnya.

(OKZ/Apri)