Pencak-silat-(3)412 pendekar pencak silat dari 51 perguruan silat (PS) siap unjuk kebolehan bertanrung keindahan jurus dan estetika gerak silat dalam Festival Pen­cak Silat Bogor Today Cup I – 2015 di Botani Square pada 10-13 Sep­tember 2015

(Adilla Prasetyo Wibowo)

Drs. HM. Helmi Sutikno, MM, MBA, Ketua Pengurus Daerah (PD) Pemu­da Panca Marga (PPM) Jawa Barat sebagai penanggungjawab acara mengungkap, penyelenggaraan keg­iatan ini merupakan upaya dari PPM Provinsi Jawa Barat untuk memeli­hara dan mengembangkan pencak silat tradisi khususnya, umumnya pencak silat Indonesia. “Kita upay­akan untuk memperbanyak volume kegiatan festival pencak silat untuk menunjang program pembinaan yang lebih intensif,” katanya.

Helmi menuturkan, selain un­tuk mengembangkan pembinaan, momen ini juga merupakan upaya pembentukan tim pencak silat tradisi Jawa Barat dalam mengha­dapi Festival Pencak Silat di wilayah maupun tingkat nasional. “Ini juga merupakan bentuk kepedulian PD PPM Jawa Barat di Hari Olahraga Na­sional, 9 September, sebagai bagian dari semangat untuk menumbuh­kan dunia olahraga di Jawa Barat,” tandasnya.

Peserta dikategorikan dalam 2 Kategori, Penampilan Peroran­gan (Tunggal) Putra/Putri dan Penampilan Berkelompok (Regu) Putra/Putri dengan ketentuan golongan untuk putra/putri Usia Dini (Putra/Putri) 9-12 tahun, golongan Pra Remaja 12-14 tahun, Golongan Remaja 14-17 tahun, Golongan Dewasa 17-35 tahun dan Golongan Pembina usia 35-60 ta­hun.

Baca Juga :  Sentul Sirkuit Kembali Gelar Ajang Balap Vespa

Peserta akan memperoleh Tro­phy Bergilir dari BOGOR TODAY dan Piala Tetap Ketua Umum Padepokan Sang Saka Buana Indonesia, Ketua IPSI Jawa Barat, Ketua Umum KONI Kota Bogor, Ketua IPSI Kota Bogor, Ketua PD PPM Provinsi Jawa Barat, Pengprov IPSI Jawa Barat, Pengcab IPSI Kota Bogor serta medali ke­juaraan, piagam penghargaan dan hadiah hiburan lainnya.

Pererat Tali Persaudaraan

Pencak silat tidak hanya sekedar olahraga beladiri semata, namun di dalamnya terkandung unsur budaya dan persaudaraan yang erat antar pendekar (pesilat). Kemelut yang kerap terjadi di Pengcab Ikatan Pen­cak Silat Indonesia (IPSI) Kota Bogor, coba disoroti oleh Ketua Pengda IPSI Provinsi Jawa Barat, Helmi Sutikno yang merasa bahwa di antara pen­gurus pengcab harus bisa berkoordi­nasi dan komitmen satu sama lain.

Menurut Helmi, agar bisa dite­mukan jalan keluar dari masing-masing pengurus yang merasa ke­pentingannya tidak terakomodasi dengan baik. “Setiap pengurus ha­ruslah mengesampingkan ego mer­eka masing-masing karena tentunya akan berimbas pada mandeknya pembinaan atlet dan program tahu­nan dari pengcab itu sendiri,” kat­anya.

Baca Juga :  Sosialisasikan DBON, Menpora Bakal Teken MOU Pada Hari Pers Nasional

Pria yang pernah menjabat seb­agai Ketua Pengcab IPSI Kota Bogor selama tiga periode itu pun menam­bahkan, minimnya event kejuaraan di Kota Bogor juga membawa pen­garuh cukup besar. Pada sedikitnya pesilat potensial dan berprestasi usia muda yang ada di Kota Hujan karena hanya didominasi oleh satu padepokan saja.

“Kalau hanya ada satu pade­pokan silat saja yang terus muncul ke permukaan, sebagai penyum­bang atlet untuk Kota Bogor, tentu­nya akan berimbas pada minimnya prestasi dan juga regenerasi pesilat dari padepokan yang lain. Untuk itu, alangkah baiknya apabila pengurus cabang menggelar kejuaraan tingkat pelajar,” tukasnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, den­gan digelarnya Festival Pencak Silat Bogor Today Cup I – 2015 ini bisa menjadi ajang pemersatu, sekaligus menggalakkan kembali budaya ke­juaraan Pencak Silat. Sehingga pem­binaan dan penjaringan atlet usia dini bisa terus berjalan dengan baik.