HL-(crop)Hari Olahraga Nasional (Haornas) menjadi ajang bagi pemerintah daerah (Pemda) untuk memberikan apresiasi bagi para atletnya yang menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerahnya.

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Namun terkadang prestasi yang diraihnya tidak se­banding dengan apa yang diberikan dan dijanjikan. Salah satunya Kota Bogor yang hanya memberikan selembar pia­gam penghargaan bagi para atletnya

Wakil Ketua Komite Olahraga Na­sional Indonesia (KONI) Kota Bogor Bidang Pembinaan dan Prestasi (Bin­pres), Lili Kurniadi mengatakan bahwa acara malam penghargaan bagi atlet berprestasi Kota Bogor bakal digelar Jumat malam (11/9/2015).

“Jadi tidak pas Haornas pada 9 Sep­tember,” katanya kepada BOGOR TO­DAY, Rabu (9/9/2015).

Dikatakannya, Pemkot Bogor hanya memberikan selembar piagam penghargaan bagi para atletnya yang berprestasi.

Alih-alih merealisasikan janji mem­berikan pekerjaan yang layak dan rumah tinggal. “Jadi para atlet yang berprestasi di berbagai ajang bergeng­si, semisal Sea Games diberikan apr­esiasi dan dikemas dalam acara malam penghargaan,” ujarnya.

Kalau dari KONI Kota Bogor sendi­ri, kata dia akan memberikan uang apr­esiasi. Untuk besarannya disesuaikan dengan level prestasi yang ditorehkan serta kondisi kas KONI Kota Bogor.

“Mulai dari Rp 2 juta, hanya seke­dar apresiasi saja,” ucapnya.

Walikota Bogor, Bima Arya men­gatakan bahwa pihak Pemkot Bogor masih mengupayakan realisasi janji un­tuk memberikan pekerjaan bagi para atlet berprestasi di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Baca Juga :  Tahun Ini Akan Ada Dua GOR yang Akan Berdiri di Kota Bogor Sebagai Janji Kampanye Wali Kota

“Kami masih berupaya menye­diakan pekerjaan bagi mereka, sudah ada beberapa yang masuk, tapi saya lupa rinciannya seperti apa,” katanya belum lama ini.

Sementara itu, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman mengatakan bahwa Pemkot Bogor tengah mengem­bangkan olahraga berwawasan budaya guna menciptakan generasi muda yang berkarakter sebagai penerus bangsa.

Hal tersebut diungkapkannya pada upacara memperingati Haornas ke-32 di lapangan Sempur, Rabu pagi (9/9/2015).

Acara bertajuk gelora budaya olah­raga Indonesia sehat itu diikuti oleh 1000 peserta dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), dian­taranya SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMA 7, SMKN 3 dan Regina Pacis.

“Olahraga berwawasan budaya dengan memasukkan unsur-unsur bu­daya didalamnya. Tubuh tidak hanya sehat, jiwa juga kuat. Unsur budaya ini bekal yang tidak ternilai membentuk karakter generasi muda,” kata Usmar dalam sambutannya.

Usmar mengatakan, di Kota Bogor terdapat banyak olahraga yang memi­liki unsur budaya, seperti «Kaulinan Urang Lembur», yang tidak semua orang bisa memainkan olah raga tradis­ional tersebut.

Menurut dia olah raga tradisional yang memiliki unsur budaya tersebut memerlukan latihan yang baik, seperti memainkan Serodot Gaplok, Engrang, dan lainnya.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Melalui momentum Hari Olah Raga Nasional, lanjut Usmar, sangat tepat sekali menghidupkan kembali olah raga di tengah masyarakat.

Sementara itu, kegiatan serupa juga dilakukan oleh pemerintah Kabu­paten Bogor. Pihaknya juga memberi­kan apresiasi bagi insan yang diang­gap memiliki prestasi bagi dunia olahraga.

Bupati Bogor, Nurhayanti me­nyerahkan langsung peng­hargaan kepada 15 atlet berprestasi di Bumi Tegar Beriman.

Nurhayanti men­gatakan, peringatan Haornas merupakan momen bersejarah bagi dunia olahraga tentunya untuk me­ningkatkan kebugaran dan kesehatan selu­ruh masyarakat di In­donesia khususnya ma­syarakat di Kabupaten Bogor.

Pemberdayaan olah­raga juga sangat penting karena olahraga memiliki beberapa manfaat seperti meningkatkan nilai kedi­siplinan, kebersamaan, kesehatan dan lainnya.

“Olahraga penting untuk terus digalakan karena berpengaruh mem­bentuk mental dan karakter untuk lebih aktif dan menghindari berbagai kegiatan negatif seperti narkoba. Haor­nas ini adalah gerakan budaya olahraga untuk indonesia hebat,” katanya.

Lebih lanjut Nurhayanti mengajak seluruh masyarakat untuk mengger­akan budaya olahraga terutama fokus pada pembinaan olahraga daerah dengan tujuan meningkatkan prestasi olahraga daerah khususnya di Kabu­paten Bogor.

“Saatnya kita dukung kegiatan olahraga untuk membangkitkan indus­tri olahraga, dimana manfaatnya akan berdampak kepada peningkatan eko­nomi masyarakat,” ujarnya. (*)