Pandutama-1-HLBERUNTUNGLAH para siswa yang tengah menempuh pendidikan di SMK Pandutama, Bogor. Semangat demokrasi yang menjadi budaya keseharian sekolah ini, juga diterapkan dalam membangun organisasi siswa.

Oleh: RIFKY SETIADI
[email protected]

Prinsip demokrasi rupanya benar-benar hidup dan me­nyatu di SMK Pandutama Bogor. Sekolah yang berada di Jl. Pandu Raya, Perumahan In­draprasta 2, Tegal Gundil, Kota Bogor ini tak hanya menerap­kan cara-cara musyawarah dan keputusan bersama dalam setiap kesem­patan dan kebijakan. Sekolah berompetensi Farmasi dan Kimia In­dustri yang kini memiliki Program Keahlian Multi Media ini, rupanya benar-benar ingin menanamkan semangat bersama dalam membangun kehidpan di sekolah. “Sekolah disini tak ubahnya sebuah kelu­arga besar yang dibangun untuk saling memahami, menghadapi segala tantan­gan dengankekuatan ber­sama dan tumbuh demi ke­pentingan bersama,” ujar Hetty Triwandini, SH, Kepala SMK Pandutama Bogor.

Meski harus mem­pelajari berbagai ilmu dasar farmasi dan pen­getahuan alam yang tampaknya serius, budaya di sekolah ini selalu berusaha men­ciptakan suasana yang akrab dan bersahabat dan selalu memberi motivasi yang tinggi dalam proses pembelajaran, sekal­igus profesional dalam bidang keilmuannya. Pembentukan karak­ter, minat dan bakat siswa disalurkan me­lalui berbagai ektrakurikuler seperti pramuka dan rohani Islam sebagai pembekalan yang penting bagi siswa, termasuk pembelajaran kepemimpi­nan dan proses demokrasi. “Kegiatan kepemimpinan, organisasi dan nilai demokrasi tak bisa lepas dari proses pembelajaran. Ini merupakan bagian dari pembentukan karakter siswa,” tambah Hetty. Peran itu, tentu men­jadi efektif dan efisien jika melihat tingkat kebutuhan dan prospek cerah keahlian yang dihasilkan SMK Pandu­tama Bogor.

Karenanya, saat dilakukan pemili­han Pengurus OSIS, Hetty tak mau main-main. Sekolah ini menggelar seleksi dan serangkaian tes calon Ketua dan Pengurus OSIS. Dari ha­sil seleksi, terpilih 4 kandidat Ketua OSIS yaitu Ratu Shapna (XI Farmasi ), Afriscka Mauzi (XI Farmasi), Suhendi (X Multi Media) dan Dita Aprilia (X Farmasi). Para kandidat itu melaku­kan Debat dan Kampanye pada Selasa (08/09/2015) lalu, sekaligus mempre­sentasikan visi dan misi mereka di hadapan para siswa dan guru-guru. “Proses pemilihan ini menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi. Ti­dak ada bedanya dengan proses dan sistem demokrasi di negeri ini,” jelas Hetty kepada BOGOR TODAY, Sabtu (19/09/2015) lalu. Dua hari menjelang kampanye, Kamis (10/09/2015) dilaku­kan Pemilihan OSIS dengan suasana dan kondisi yang sama dalam proses demokrasi negeri ini. Ada bilik suara, kotak suara hingga penandaan tinta setelah siswa dan siswi usai melaku­kan pencoblosan.

Hasil pemilihan menetapkan Af­riscka Mauzi yang terpilih sebagai Ketua OSIS SMK Pandutama. Tak lama setelah itu, pada 12-13 September 2015 digelar Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) di Lapangan Lebak Jaya, Ciomas, Kabupaten Bogor. “Kegiatan ini dimaksudkan untuk membina mental, toleransi, kepemimpinan dan praktik pendidikan lingkungan bagi para pelajar,” jelas Hetty.

Ketua OSIS terpilih, Afriscka Mauzi berharap amanat dari hasil pesta demokrasi ini dapat dijalankan dengan baik. “Insya Allah saya akan lakukan tugas ini sebaik-baiknya, demi kemajuan sekolah dan pem­belajaran di SMK Pandutama,” kata siswi kelahiran Bogor, 15 April 1999 yang merupakan putri dari Asep Sa­nusi dan Siti Sarah ini. Sementara Fia Rachmawati, mantan Ketua OSIS yang baru saja melepaskan jabatannya berharap penerus jauh lebih baik dari pencapaian yang sudah dilakukan­nya. “Mudah-mudahan pengurus OSIS mendatang bisa jauh lebih baik, kom­pak dan semakin memajukan nama baik sekolah,” tutur gadis kelahiran Bogor, 7 September 1998 ini. Putri dari Muchtarudin dan Armiwati ini juga berharap agar sekolahnya bisa jauh lebih berkembang dengan semangat kebersamaan yang selalu tertanam di hati para siswa dan guru-guru.