foto-persib-bandung-ujicoba-lapangan-segiri-di-samarinda-JAJANG-NURJAMAN-SIM_8603vBANDUNG, Today – Kekalahan Pers­ib Bandung 2-3 dari tuan rumah Pusamania Borneo FC dalam babak perempat final Piala Presiden 2015 membuat Firman Utina dan kawan-kawan pulang dengan tangan hampa.

Target mencuri poin di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur gagal diwujudkan oleh Maung Band­ung berkat aksi ciamik striker Boaz Salossa yang melesakan dua gol.

Bertindak sebagai tuan rumah dalam leg kedua babak perempat fi­nal Piala Presiden 2015, skuat Persib mengusung misi balas dendam demi target lolos kebabak semifinal.

Untuk itu Pelatih Djadjang Nurdja­man menyiapkan timnya untuk bisa meredam serangan para pemain PBFC.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan di sini (Bandung). Kita punya persiapan tiga hari sebelum pertand­ingan di hari sabtu nanti. Pokoknya harus menang kalau kita ingin lolos. Kita mempunyai motivasi berlipat un­tuk mengalahkan lawan,” kata Djanur.

Baca Juga :  Sentul Sirkuit Kembali Gelar Ajang Balap Vespa

Bukan tanpa alasan Djanur begitu optimistis, pasalnya dalam leg kedua nanti hampir seluruh pemain yang mengalami cedera kecuali Dedi Kusn­dar bisa diturunkan.

“Alhamdulillah beberapa pemain sudah pulih. Semoga bisa diturunkan nanti,” tutupnya.

Siap Laga Kedua

Pelatih PERSIB Djadjang Nurdja­man mengaku sudah mengetahui apa yang perlu dipersiapan untuk meng­hadapi laga kedua babak Delapan Be­sar Piala Presiden 2015.

Pertandingan menghadapi Pusa­mania Borneo FC ini akan berlang­sung di Stadion Si Jalak Harupat, Ka­bupaten Bandung, Sabtu (26/9/2015) pukul 18.00 WIB.

Djadjang optimistis dapat melaju ke babak semifinal setelah dikalah­kan Pusamania pada laga pertama, Minggu (20/9/2015).

Laga tersebut, Maung Bandung tunduk 2-3 di Stadion Segiri, Sa­marinda. Hasil itu mengharuskan PERSIB wajib memenang pada laga kedua minimal dengan skor 1-0.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

“Besok kami tahu apa yang harus kami lakukan di sini (Bandung,red), kita punya persiapan tiga hari sebelum pertandingan di hari Sabtu, kita akan maksimalkan itu semua,” kata Djadjang saat tiba di Bandung, Senin (21/9/2015).

Djadjang mengatakan, semua pe­main dalam kondisi baik dan tidak ada yang cedera seusai pertandin­gan. Pemainnya pun dipastikan su­dah melupakan kesedihan usai kalah di kandang Pusamania.

Saat ini, motivasi pemain pun me­ningkat untuk lolos semifinal. Namun Djanur mengatakan, perlu juga me­waspadai motivasi lawan.

“Nanti pokoknya harus menang kalau kita ingin lolos ke semifinal berapapun itu. Tapi kita tahu sia­papun tim yang datang ke sini pasti mempunyai motivasi berlipat, mela­lukan pertahanan berlipat, tapi kita harus siap dengan strategi lawan,” tandasnya.

(Imam/net)