Telinga juga Butuh di Vacum

Untitled-1Ternyata, cantik saja tidak cukup. Kulit wajah yang mulus dan bentuk tubuh yang indah rasanya tak lengkap jika tidak memperhatikan kebersihan. Salah satunya adalah kebersihan telinga.

Oleh : LATIFA FITRIA
[email protected]

Jangan anggap enteng kotoran yang mengendap di rongga telinga, karena dapat berpengaruh pada pendengaran. Sebagai pusat keseimbangan tubuh, telinga memiliki bagian-bagian yang harus diperhatikan

Telinga bagian luar terdiri atas daun tel­inga dan selaput gendang. Bagian tengah telinga terdiri atas selaput gendang hingga batas otak. Sementara telinga bagian dalam terdiri atas alat pendengaran dan alat ke­seimbangan. Di telinga luar berkumpul kelenjar minyak dan kelenjar keringat. Ko­toran kuping yang kerap muncul di daerah ini adalah endapan minyak yang dihasilkan kelenjar tersebut. Fungsinya, menghalau se­rangga yang mencoba masuk ke dalam telin­ga. Masalahnya, kita sering mengorek bagian dalam telinga dengan cotton buds. Padahal, kebiasaan buruk tersebut justru mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam.

  1. Apa itu Ear Candle Therapy?

Ear Candle adalah salah satu terapi panas (thermo therapy) yang ditujukan untuk mereka yang bermasalah di daerah kepala khususnya dengan pendengaran. Sampai saat ini Ear Candle Therapy masih digolongkan sebagai Alternative Therapy. 2. Apa manfaat dari Ear Candle Therapy?

Ear Candle Therapy bermanfaat untuk membersihkan telinga (sehingga fungsi pendengaran menjadi lebih baik, teruta­ma pada orang-orang tua), melegakan si­nus dan tenggorokan dan juga membantu mengatasi radang di daerah tersebut. Pada beberapa kasus bisa ditemui perbaikan kondisi pada pasien-pasien yang mengal­ami gangguan keseimbangan dan telinga berdenging serta vertigo. Tentu faktor ke­lainan organik perlu diselidiki lebih lanjut jika tidak ada perbaikan kondisi.

  1. Dari mana asalnya Ear Candle Therapy?
BACA JUGA :  Nyeri Haid: Kenali yang Normal dan Waspadai yang Berbahaya

Ear Candle Therapy diketahui berasal dari suku Indian di benua Amerika. Mereka memiliki ritual membersihkan telinga den­gan alat berongga yang ujungnya dibakar. Tentu saat ini teknik dan alat Ear Candle Therapy sudah lebih disempurnakan.

  1. Bagaimana prosedur pelaksanaan Ear Candle Therapy?

Di klinik kecantikan biasanya pelaksa­naan Ear Candle Therapy memakan waktu 1 jam untuk kedua kuping.

  • Pertama-tama telinga akan dibersih­kan kemudian
  • Ear Candle diletakkan tegak lurus ke­pala pada lubang telinga dan dibakar.
  • Saat Ear Candle terbakar, terapis (yang sudah terlatih tentunya) akan melaku­kan pemijatan/massage di sekitar telinga
  • Saat panjang ear candle (yang memendek karena terbakar) sudah mendekati telinga maka terapis akan mengangkat ear candle tersebut ke­mudian melakukan proses yang sama pada telinga sebelah.
  • Selesai itu, pasien / klien bisa melihat hasil (ear wax / kotoran telinga) yang diperoleh pada ear candle yang tersisa.
  1. Bagaimana cara kerja Ear Candle Therapy?
BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

Dalam terapi ini, ear candle bekerja seperti vacuum cleaner yang menyedot kotoran dengan menggunakan perbedaan suhu dan tekanan. Lilin khusus terapi di­tempelkan di lubang telinga, kemudian mulai dibakar, yang kemudian akan meng­hasilkan panas.

Tekanan udara di atas menjadi lebih rendah sehingga asap putih hasil bakaran lilin masuk ke dalam telinga. Setelah tiga perempat lilin terbakar, asap di dalam tel­inga pun menjadi jenuh. Dengan adanya aliran udara dan tekanan lebih dari dalam telinga, maka partikel-partikel yang ada di dalam telinga akan tersedot keluar, terma­suk wax atau minyak berlebih yang ada di dalam rumah siput.

Terapi Ear Candle ini merupakan salah satu perawatan yang cukup digemari di Tre­donne Skincare Clinic, dengan biaya hanya Rp. 120.000 selama 45 menit. Terapi sebai­knya dilakukan minimal 3 kali dengan jarak 14 hari, setelah itu dapat dilakukan mainte­nance sebulan 1 kali untuk menjaga keber­sihan telinga anda.

Untuk membantu agar telinga kita se­lalu bersih dan sehat, sebaiknya kita selalu menggunakan ear plug untuk menjaga agar telinga tidak kemasukan air dan udara. Terutama pada saat berenang, mandi, dan berkendara dengan sepeda motor. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================