Untitled-1PALEMBANG, Today – Setelah menung­gu selama 2×15 menit, wasit Jerry Eli memutuskan Sriwijaya FC memenang­kan pertandingan leg kedua babak dela­pan besar Piala Presiden, Minggu (27/9) sore ini di Stadion Gelora Sriwijaya Jak­abaring, Palembang.

Laskar Wong Kito dinyatakan menang walk out (WO) setelah aksi mogok yang dilakukan oleh tim Bonek FC.

Seperti yang diberitakan sebelum­nya, Bonek FC melakukan aksi mogok tanding setelah wasit Jerry Eli dianggap mengeluarkan keputusan kontroversial.

Pengadil asal Bali ini menunjuk titik putih di menit ke-13 setelah Firly Apri­ansyah dianggap melakukan handball. Padahal bola mengenai bahu Firly.

Keputusan ini berbuah protes keras dari offisial Bonek FC. Manajemen dan tim pelatih ramai-ramai protes kepada wasit asal Bali ini.

Para pemain juga melakukan aksi mogok main. Tapi wasit tetap bersih kukuh bahwa itu adalah sebuah penalti.

Baca Juga :  Tak Kunjung Pulang Usai Membeli Pulsa, Pria Tangerang Ditemukan Mengambang di Kali Kukun

Setelah perundingan yang menemui jalan buntu, tepat di menit ke-19, ada instruksi dari manajemen dan pelatih Bonek FC untuk menarik mundur para pemainnya. Hingga ditunggu selama lebih dari 30 menit, anak asuh Ibnu Gra­han tak kunjung kembali ke lapangan.

Wasit pun meniup pluit sebanyak tiga kali sebagai tanda berakhirnya pertandingan. Bonek FC dalam kondisi unggul 1-0 setelah Ilham Udin Armaiyn mencetak gol pada menit keenam.

Menurut penuturan sekretaris tim Bonek FC, Rahmad Sumanjaya, wasit Jerry Eli sudah dua kali menganulir keputusannya di laga lawan Sriwijaya FC, Minggu (27/9) sore tadi. Bahkan, Wasit Jerry juga sudah sempat menarik hadiah penalti yang diberikan untuk Sri­wijaya FC.

Seperti yang diberitakan sebelum­nya, Bonek FC melakukan aksi mogok tanding setelah wasit Jerry Eli menun­juk titik putih di menit ke-13 karena Firly Apriansyah dianggap melakukan handball.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut, Seorang Pria di Meranti Tewas

Setelah menunggu selama 3×15 me­nit tapi tak kunjung kembali ke lapan­gan, Sriwijaya FC dinyatakan menang WO.

“Tadi kami sudah ajak wasit ke pinggir untuk tunjukkan rekaman ke­jadiannya. Dan wasit pun menganulir hukuman itu dan menyatakan tak ada penalti,” ucap Rahmad kepada Bola. net, Minggu petang.

Tapi keputusan ini mendapat protes dari pemain dan offisial Laskar Wong Kito, julukan Sriwijaya FC.

“Lalu Sriwijaya FC protes. Dan wasit menyatakan penalti kembali. Wasit sep­erti ini kan rawon. Bagaimana bisa dia dua kali menganulir,” kritik Rahmad.

Akibat kalah WO, Bonek FC din­yatakan gagal lolos ke semifinal turna­men Piala Presiden 2015.

(Imam/net)