UIKABOGOR, TODAY – Ditengah me­rosotnya ekonomi nasional, ma­hasiswa jurusan Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor meminta masyara­kat menabung uangnya pada bank berbasis syariah.

Untuk sosialisasi itu, di­datangkan narasumber, Mu­hammad Al Ghazali dari Is­lamic Reasearch Intitute IIU Islamabad, Pakistan dan Hendry Tandung, serta Edy Setiadi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengusung tema “Finan­cial Inclusion for Strengthening Micro Enterprises”, sang Ketua Panitia, Adha Saputra mengung­kapkan, tujuan digelarnya semi­nar tersebut guna mencegah in­flasi semakin menjalar. Bahkan, dari prediksi yang sudah dik­etahui secara umum dolar akan tembus diangka Rp 17 ribu.

BACA JUGA :  Bujang Tua jadi Tersangka Pencabulan ke 11 Anak di Bogor, Dibujuk Bonus Waktu Sewa Sepeda Listrik

“Ini langkah kami untuk menyeimbangkan inflasi yang terjadi saat ini. Dengan cara sumbangkan suntikan dana ke­pada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalu Bank non-konvensional (Syariah, red),” ujar Adha disela seminar, Jumat (2/10/2015).

Adha melanjutkan, melalui seminar ekonomi berbasis is­lam tersebut, ia berharap pem­berdayaan masyarakat kelas menengah kebawah dapat ter­bantu. “Ekonomi islam ini un­tuk pemberdayaan keuangan di tingkat masyarakat ekonomi lemah,” katanya.

BACA JUGA :  Banyak Khasiat, Minum Teh Hijau dengan Rutin Bikin Kulit Glowing dan Bebas Jerawat

Selain itu, kata Adha, sasa­rannya sendiri untuk memberi­kan perhatian lebih kepada para pelaku usaha atau masyarakat yang berpenghasilan rendah. “Selama ini keuangan negara seperti fiskal dan lain-lain yang selalu diperhatikan pemerin­tah. Sementara ekonomi mikro kurang terperhatikan,” lanjut­nya.

Meski begitu, lanjut Adha, ekonomi ini memiliki kekuatan yang luar biasa. “Jadi, menurut kami penyeimbang inflasi indo­nesia yang semakin tinggi kare­na terpengaruh oleh dolar bisa diantisipasi dengan cara berday­akan keuangan atau ekonomi mikro ini di Indonesia,” tandas­nya.

(Guntur Eko Wicaksono)

============================================================
============================================================
============================================================