Untitled-6Secara medis, stretch marks akan muncul pada perempuan hamil, orang yang kelebihan berat badan, atau mengalami penurunan berat badan drastis. Namun, hal ini bisa dicegah dengan banyak minum air putih

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Guratan-guratan putih di be­berapa bagian tubuh sep­erti pada kulit jeruk disebut stretch marks. Guratan atau garis putih ini sering menjadi masalah tersendiri bagi perempuan, teru­tama untuk masalah penampilan. Namun, tidak hanya pada perempuan, stretch marks juga dapat muncul pada laki-laki.

Dokter Spesialis Kecantikan Kulit, dr Rani Novian, SpKK mengatakan, secara medis, stretch marks akan muncul pada perempuan hamil, orang yang kelebihan berat badan, atau mengalami penurunan berat badan drastis. Yang perlu diketahui juga adalah bahwa stretch marks berbeda dengan selulit yang biasa dialami keban­yakan perempuan. Pada laki-laki, biasan­ya stretch marks muncul akibat dari olah­raga angkat berat.

Baca Juga :  Hati-hati, Posisi Duduk yang Salah Menyebabkan Cedera Tulang Belakang

Guratan putih ini muncul di lapisan kulit kedua atau dermis yang sifatnya elas­tis dan biasanya ini muncul pada usia 20- 30 tahun, dimana kulit telah mulai men­galami peregangan. Stretch marks juga muncul awalnya dengan warna kemera­han dan perlahan berubah warna menjadi putih. Ketika berwarna kemerahan, ini dapat dicegah dengan mengoleskan putih telur dan tunggu sekitar 15 menit sebelum dibersihkan. Ketika telah berwarna putih, ini yang kemudian sulit dihilangkan.

Baca Juga :  Cara Mencegah Penyakit Jantung

“Stretch marks umumnya muncul di bagian perut, paha, payudara, dan ping­gul. Meski tidak mengganggu kesehat­an, namun stretch marks mengganggu penampilan untuk sebagian orang. Oleh karena itu, tidak sedikit juga mereka yang mencoba produk kecantikan hingga metode laser untuk menghilangkan gu­ratan putih ini,” katanya.

Padahal, sebenarnya sejak dini kita bisa mencegah munculnya stretch marks. Salah satunya adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, olahraga teratur, tidak mengonsumsi lemak jenuh, tidak merokok serta minum beralkohol, mengurangi kafein, dan perbanyak mi­num air putih. (*)