Foto : Kozer
Foto : Kozer

HUJAN deras yang mengguyur Bogor sejak Minggu (8/11/2015) dini hari, berbuah petaka. Dua orang tewas dan satu rumah milik warga roboh akibat diterjang longsor. Musim penghujan dipastikan akan mencapai puncaknya hingga akhir bulan ini.

RIZKY DEWANTARA|YUSKA APITYA
[email protected]

Lokasi pertama longsor yakni di Kampung Cingcau RT 02/02, Kelurahan Gudang, Kota Bogor, menimpa rumah milik Yuniarti (30). Longsor menerjang saat korban sedang asyik menonton televisi di ruang tengah. Material longsor setinggi tujuh meter menimpa bangunan belakang rumah, sekitar pukul 00.30 WIB. “Saya denger kayak suara gempa dari belakang rumah. Makin lama suaranya makin kencang. Pas saya tengok bagian dapur sudah hancur,” kata Yuniarti, di lokasi kejadian, Minggu (8/11/2015). Mendengar suara gemuruh, korban dan suami serta anaknya keluar rumah. Dari arah belakang rumahnya suara gemuruh akibat longsoran material tebing berlangsung hingga sekitar lima menit.

Setelah suara gemuruh tak terdengar lagi, ia kembali mengecek ke dalam rumah. Dia melihat kondisi dapur dan kamar mandi sudah hancur berantakan oleh tumpukan beton dan longsoran. “Untungnya enggak ada yang luka. Saya langsung lapor pihak kelurahan dan enggak lama mereka pada datang,” beber dia.

Baca Juga :  Tertangkap Basah Warga, Pelaku Maling Terali Besi Ngumpet di Plafon Rumah

Dini hari itu, menurut Yuniarti, cuaca mendung tapi hujan hanya turun sorenya. Kini, keluarga Yuniarti terpaksa harus mengungsi ke rumah keluarganya yang terdekat.

Kepala Seksi Logistik dan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bogor, Budi Hendrawan, mengatakan pihaknya sudah melakukan langkah antisipasi agar longsor tidak kembali terjadi. “Kita lakukan penutupan longsoran tebing menggunakan terpal, agar bila hujan nanti tidak menggerus longsoran. Kita juga tebang pohon di dekat longsoran,” jelas Budi.

Dua Tewas

Longsor juga menerjang Gang Pancoran RT 03/08, Kelurahan Semplak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Minggu (08/11/2015) sore sekitar pukul 15:00 WIB. Korban tewas diketahui bernama Ade Ismail (18). Korban tertimbun longsoran saat bermain catur di sebuah saung sambil menunggu hujan reda.

Jenazah korban langsung dibawa ke PMI. Dan langsung dimakamkan sore ini. “Saat itu hujan deras. Mereka lagi neduh sambil maen catur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dan tebingan pun langsung menimpa saung,” katanya anggota BPBD Kota Bogor Abdul Muit, Minggu (08/11/2015).

Baca Juga :  Ngaku Untuk Berobat Anak, Jambret HP di Tomang Ditangkap

Lanjutnya, korban langsung tewas tertimpa beton tebing dan tanah. Sementara rekannya, Aldi selamat dan mengalami luka di kepala dan tangan. Saat ini, Aldi masih menjalani perawatan di RS AURI Atang Sandjaja. “Evakuasi korban memakan waktu satu jam. Sebab kondisi hujan dan material tanah dan tebingan cukup banyak,” terangnya.

Bencana longsor juga menerjang Kampung Bojong Jengkol, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Minggu (08/11/2015). Satu rumah milik Jayadi (40) warga Kampung Bojong Jengkol RT 01/05, Desa Cilebut Barat, tertimbun longsor.

Satu orang, Ugan (45) pemilik rumah ikut tertimbun, hingga malam ini masih dilakukan pencarian oleh tim BPBD, SAR, dan warga sekitar. “Hanya satu korban yang diketahui meninggal di lokasi. Kerugian lain yakni materiil puluhan juta rupiah. Tim masih menangani lokasi longsor. Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan berlangsung,” kata Kasi Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksono, kemarin petang. (*)