Zlatan-Ibrahimovic---FootyRenders-(1)SWEDIA gagal lolos langsung ke babak utama Piala Eropa. Setelah dua tahun lalu harus melalui playoff dan gagal melaju ke Piala Dunia, bagaimana peluang Zlatan Ibrahimovic dkk kali ini?

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Ibra mengaku sangat berhasrat untuk bisa membawa Swedia lolos babak playoff dan tampil di Piala Dunia. “Saya tidak ingin gagal lolos ke Piala Eropa. Itu tidak bisa dibayangkan meli­hat turnamen ini dan saya tidak berada di dalamnya,” katanya.

Pernyataan tersebut dilontarkan Ibra tak lama setelah Swedia menundukkan Moldova di laga terakhir fase grup. Meski menang di laga pamungkas, Swedia gagal meraih tiket lolos langsung ke Prancis 2016. Swedia musti bertarung dulu me­lalui babak playoff.

Ini merupakan ulangan dari apa yang terjadi dua tahun lalu. Ketika itu Swedia juga gagal lolos langsung ke Piala Dunia dan harus berjuang lewat jalur playoff. Berhadapan dengan Portugal, Swedia kalah dengan agregat 2-4. Ibra akhirnya cuma bisa menjadi penonton Piala Dunia di Brasil.

Baca Juga :  Kejuaraan Taekwondo Pelajar se-Jawa Barat Digelar, Sebagai Sarana Pengembangan Prestasi Taekwondo Jenjang Pelajar 

Jika dua tahun lalu Portugal menjadi penjegal langkah Swedia di putaran final Piala Dunia, kali ini Denmark yang berdi­ri di jalan Swedia menuju Prancis tahun depan. Denmark lolos ke playoff setelah menjadi penghuni posisi tiga Grup I. Dari delapan pertandingan mereka mengum­pulkan tiga kemenangan, tiga kali imbang dan dua kali kalah.

Dibanding Portugal yang menjegal Swedia dua tahun lalu, kekuatan Den­mark tidak lebih baik. Karena itulah Swedia dalam posisi lebih diunggulkan untuk bisa menang dan kemudian lolos.

Tapi itu jelas tak berarti perjuangan Swedia akan mulus. Gengsi sebagai ses­ama negara Skandinavia akan menjadi bumbu duel tersebut. Apalagi keduanya punya peluang menjadi satu-satunya wakil Skandinavia yang lolos ke Piala Ero­pa 2016 di mana satu negara Skandinavia lainnya, Norwegia, akan bertarung den­gan Hongaria juga di fase playoff.

Baca Juga :  Gelorakan Masyarakat Berolahraga Melalui Kegiatan Fun Bike 

Ibra akan jadi tumpuan utama Swedia saat jadi tuan rumah di leg pertama yang akan digelar di Friends Arena pada Sabtu (14/11/2015) mendatang, dan leg kedua akan gantian dilangsungkan di Telia Parken, Copenhagen, Selasa (17/11/2015). Di fase grup lalu Ibra melesakkan dela­pan gol dan bertengger di posisi empat daftar topskorer.

Meski ketajamannya dianggap sudah berkurang seiring usia yang bertambah dan cedera yang makin sering datang, Ibra masih sangat rajin bikin gol di Liga Prancis. Sudah sembilan gol dia lesakkan dari delapan pertandingan liga bersama Paris Saint Germain musim ini.

Dengan kini sudah berusia 34 tahun, Piala Eropa 2016 bisa menjadi peluang terakhir Ibra untuk tampil di turnamen mayor. Ini juga akan menjadi kesempa­tan pamungkasnya untuk memberikan kontribusi untuk Swedia, setelah di level klub dia meraih sangat banyak trofi.