volvo-(9)Akhirnya Volvo S90 resmi diperkenalkan oleh perusahaan mobil yang bermarkas di Swedia ini. S90 tampil gaya dan menarik dengan pilar garis atap yang rendah serta bentuk yang ramping membuat sedan ini tampak lebih panjang dari generasi sebelumnya.

Oleh : HILMAN SEPTIAN
[email protected]

Dilansir dari Worldcarfans, Kamis (3/12/2015), dibagian depan mobil dileng­kapi dengan Thor Hammer lampu LED daytime running yang juga terdapat pada XC90. Sedangkan bagian belakang terdapat sepasang lampu LED berbentuk C. ventilasi ini memiliki lis krom elegan dengan tombol bulat untuk mengontrol arah udara.

Untuk bagian dalam kabin, sangat jelas terlihat dimana pembuatan S90 sangat terin­spirasi dari XC90. Hal ini terlihat dari tampi­lan tombol yang minimal dan melengkapinya dengan Sensus Connect touchscreen untuk sistem infotainment dan instrument cluster full digital.

Pihak perusahaan mengatakan, pada ba­gian interior mereka ingin menggabungkan desain Skandinavia dengan keamanan mu­takhir, aplikasi dan layanan berbasis cloud.

Sedangkan untuk bagian mesin, S90 akan memiliki 3 tipe mesin bensin yang meliputi mesin 2.0-liter turbocharged dan super­charged T6, T5 dengan varian turbocharged, dan T8 Twin mesin plug-in hybrid. Namun Volvo belum memberikan rincian detail mengenai mesin dari S90.

“Ide awal kami adalah ingin mem­bawa sesuatu yang baru untuk segmen dengan tampilan agak konservatif dan memberikan ekspresi visual. Hal ini guna menggambarkan mobil memiliki gaya kepemimpinan dan kepercayaan pada eksterior,” ujar Senior Vice President R & D Volvo, Thomas Ingenlath.

Tidak hanya ingin menampilkan ke­san mobil penuh percaya diri. Sebagai bagian dari visi Volvo 2020, yang me­nyatakan bahwa tidak ada yang terbunuh atau terluka parah dalam sebuah mobil Volvo, S90 juga dilengkapi dengan fitur drive otonom yang disebut Pilot Assist yang merupakan kerjasama dari Volvo dengan perusahaan teknologi Microsoft.

Sistem ini dapat menjaga mobil tetap selaras dalam jalur hingga ke­cepatan sekitar 130 km / h (81 mph). “Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan Volvo Cars untuk menata kembali apa yang mungkin masih kurang dalam desain mobil, penemuan dan pembelian,” ujar Direktur Senior HoloLens Microsoft Corp, Scott Erickson.

Pelanggan dapat mengenakan HoloLens dan dapat berinteraksi dengan mobil bahkan dari jarak jauh. Tidak hanya itu, pelanggan juga dapat menggunakan potensi lainnya un­tuk dapat melihat spesifikasi mobil dan fitur yang diletakkan di depan mereka daripada harus melihat brosur.

Selain itu sedan premium ini juga dileng­kapi fungsi dukungan rem yang dapat mende­teksi hewan besar seperti kuda dan rusa baik siang atau malam hari.

Volvo memberikan pengalaman dan ke­nyamanan pengemudi agar bisa menggunak­annya untuk menonton film pada layanan streaming seperti Netflix.

Tisha Johnson, chief designer untuk inte­rior Volvo mengatakan, “Kami meneliti apa yang orang lain lakukan di dalam mobil, dan ruang interior memungkinkan untuk menam­pung apa yang dilakukan mereka di kabin penumpang.”

Salah satu teknologi terbaru yang diung­kap oleh Volvo lewat desain dashboard ini adalah ‘user interface’ yang aman dan mu­lus untuk perjalanan mobil otonom melalui mode pengalihan dari manual ke otomatis yang dibuat jauh lebih sederhana.

“Kami telah berusaha keras untuk mema­hami tantangan dan peluang bahwa mobil otonom akan banyak digunakan di masa de­pan. Dengan konsep ini, kami bisa memberi­kan gambaran sebuah konsep mobil masuk akal untuk mobil masa depan kami,” kata Pe­ter Mertens vice president of R&D Volvo.

Isyarat lain adalah interior ini akan digu­nakan pada Volvo S90 luxury saloon. Konsep tersebut telah dibuat dengan pengukuran akurat dan teknologi dari perusahaan Scal­able Product Architecture (SPA)

Rencananya Volvo akan melaunching S90 pada januari 2016 dalam gelaran Detroit Mo­tor Show.

(hilman/net)